Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengaku Negara Bebas, Tony Abbott harap Burqa Tak Dipakai di Australia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2014 06:39 6:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2014 06:39
Bagikan
PM Australia, Tony Abbott: "Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas"
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Australia, Tony Abbott,  berharap agar burqa tak dipakai di Australia, dan mengindikasikan bahwa ia kemungkinan mendukung desakan untuk melarang pengunjung di Gedung Parlemen mengenakan pakaian Muslimah tersebut.

“Saya sudah katakan bahwa menurut saya itu adalah sebuah bentuk pakaian yang cukup konfrontatif. Jujur saja, saya berharap itu tak dipakai. Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas dan bukan urusan Pemerintah untuk memberi tahu warganya pakaian apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka kenakan,” ujarnya dikutip laman Radio ABC Australia Rabu (01/10/2014).

Anggota Koalisi yakni Senator Cory Bernardi dan George Christensen mengatakan, mereka percaya bahwa burqa seharusnya dilepas pada saat pemeriksaan di pos sekuriti, sebelum masuk ke Gedung Parlemen.

Ketua DPR (House of Representatives) Australia Bronwyn Bishop, dan Ketua Senat Stephen Parry, tengah meminta masukan dari sejumlah agensi keamanan namun belum menetapkan suatu keputusan apapun.

“Saya sudah katakan bahwa menurut saya itu adalah sebuah bentuk pakaian yang cukup konfrontatif. Jujur saja, saya berharap itu tak dipakai. Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas dan bukan urusan Pemerintah untuk memberi tahu warganya pakaian apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka kenakan,” ujar PM Abbott.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Abbott juga mengatakan, Gedung Parlemen harus diperlakukan sebagai sebuah bangunan yang aman.

“Sungguh pantas jika dalam beberapa kondisi tertentu, warga diminta untuk menunjukkan wajah mereka. Tak mungkin ada satu aturan yang diperuntukkan untuk satu bentuk pakaian dan aturan yang berbeda untuk bentuk pakaian lainnya. Harus ada aturan yang sama bagi semua orang dan jika aturannya meminta anda untuk menunjukkan wajah, ya anda harus menunjukkan wajah anda,” jelasnya.

Namun ia berhati-hati agar isu ini tak dibesar-besarkan.

“Apakah ada yang berusaha masuk ke gedung ini dengan berpakaian burqa? Sejauh yang saya tahu, tidak ada. Tapi saya hanya ingin menekankan bahwa ini adalah bangunan yang aman dan seharusnya diatur dengan peraturan yang pantas bagi sebuah bangunan aman dan pastinya orang-orang harus diidentifikasi dalam bangunan aman seperti ini,” kilah PM Abbott.

Sementara Jaksa Agung George Brandis mengatakan, ‘bukan urusannya’ jika warga mengenakan burqa tapi ia menambahkan bahwa ada kalanya ketika burqa harus dilepas.

“Ada beberapa kondisi khusus di mana orang-orang seharusnya diminta untuk mengungkap identitas mereka dan aturan itu seharusnya diterapkan secara rata pada semua orang tanpa memandang pakaian apa yang dikenakan, yang kemungkinan menyembunyikan identitas mereka,” ujarnya kepada Dewan Pers Nasional Australia ini.

Meski demikian, desakan yang meluas bagi pelarangan pemakaian burqa di depan publik, yang digagas oleh Senator Jacqui Lambie dan juga didukung oleh Senator Cory dan George, kelihatannya tak akan mendapat dukungan dari Perdana Menteri.

“Saya sudah katakan bahwa menurut saya itu adalah sebuah bentuk pakaian yang cukup konfrontatif. Jujur saja, saya berharap itu tak dipakai. Tapi kita adalah negara bebas, kita adalah masyarakat bebas dan bukan urusan pemerintah untuk memberi tahu warganya pakaian apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka kenakan,” tutur Tony Abbott.

Komisaris Polisi Federal Australia yang baru saja terpilih, Andrew Colvin, mengatakan, tak pantas baginya untuk mengomentari spekulasi pelarangan burqa tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burqajilbabMuslimMuslimah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sumpah Jabatan Anggota DPR RI Tersangka Korupsi Batal Secara Fikih
Tulisan selanjutnya Hasyim Muzadi Sepakat MUI Keluarkan Fatwa Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?