Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perjuangan Membangun Masjid di Denmark Tak Kunjung Berhasil

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2014 06:03 6:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Oktober 2014 06:03
Bagikan
Muslim Denmark masih menggunakan gudang untuk masjid
Bagikan

Hidyatullah.com-  Sudah 14 tahun lamanya kaum Muslimin di Denmark  berjuang untuk mendirikan masjid. Akan tetapi usaha mereka selalu sia-sia.

Penduduk Muslim yang tinggal di pinggiran kota Aarhus, kota kedua Denmark telah berkampanye sejak tahun 2000 untuk mendapatkan hak mendirikan masjid di wilayah mereka. Akan tetapi upaya mereka gagal karena selalu mendapatkan hambatan.
“Ini memalukan”, kata Metin Aydin, seorang arsitek yang bekerja sebagai desainer masjid lansir Aljazeera, Kamis (2/10/2014).

“Saya bekerja di proyek yang tidak nyata. Selama politik sirkus masih berlangsung, tidak akan ada harapan merealisasikan apapun,” lanjutnya.

Para juru kampanye pendirian masjid berpendapat  bahwa hak orang-orang Muslim di sana untuk menjalankan perintah agama secara bebas terkorbankan oleh kepentingan pihak-pihak tertentu, sehingga berpotensi merusak keharmonisan. Mereka juga berharap agar komunitas mereka diterima di kalangan luas.

“Permasalahan ini bukan hanya tentang ada atau tiadanya masjid. Kita sedang berbicara tentang penerimaan komunitas Muslim yang merupakan kaum minoritas”, kata Sami Saidana, Ketua Federasi Asosiasi Islam (FIF) Aarhus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hal ini sangat penting. Para politisi seharusnya memberi sinyal yang jelas kepada komunitas Muslim bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat ini,” lanjutnya.

Kaum Muslimin di tempat ini merasa berungkali dikecewakan oleh pemerintah setempat. Pada tahun 2004, pemerintah kota Aarhus menyetujui permintaan kaum Muslimin untuk mendirikan masjid dan mencari lahan untuk mendirikannya. Bahkan mereka –politisi pemerintah- telah menulis komitmen  untuk mendirikan masjid dan Islamic Centre. Akan tetapi di kemudian hari surat komitmen itu dihapus.

Penghina Nabi

Jumlah populasi Muslim sekitar 2- 5% dari total penduduk Denmark. Islam adalah agama minoritas terbesar di Denmark. Kebanyakan penduduk Denmark menganut agama Kristen, dengan Protestan membentuk sebanyak 92% dari orang Denmark dan Gereja Evangelical Lutheran merupakan gereja nasional.

September 2005, negeri ini menjadi ternama di negeri Muslim setelah surat kabar Denmark, Jyllands-Posten menerbitkan 12 karikatur Nabi Muhammad. Kartun yang berisi penghinaan ini langsung memicu kontroversi internasional, khususnya di negeri-negeri Muslim.

Hingga saat ini, kaum Muslimin di kota Aarhus masih menggunakan aula dan gudang yang mereka ‘sulap’ menjadi masjid untuk aktivitas keagamaan seperti shalat berjama’ah atau pengajian agama.*/Luqman Hakim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:masjidMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perbedaan Idul Adha dan Persatuan Umat
Tulisan selanjutnya Ketua MUI Usulkan DMI Buat Kurikulum Khutbah Jumat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?