Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gadis Bercadar Meraih Penghargaan Khusus ISC Arab 2014

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 November 2014 07:34 7:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 November 2014 05:33
Bagikan
Gadis bercadar asli Makkah ini bebrhak membawa hadiah 150 ribu riyal atau setara Rp. 450 juta
Bagikan

Hidayatullah.com–Nadi Shari’aty Hayaty (Forum Syari’ahku Kehidupanku), unit kegiatan mahasiswi Fakultas Syari’ah Umm Al Qura University (UQU) hari Rabu, 4 Safar 1436 H bertepatan dengan tanggal 26 November 2014 menggelar sebuah rangkaian kegiatan “Jalan Menuju Sukses”.

Kegiatan berupa talk show yang akan berlangsung selama dua hari ini merupakan kegiatan yang cukup menyedot perhatian masyarakat kampus putri Umm Al Qura University.

Adalah Lina el Qahthany, seorang mahasiswi persiapan Fakultas Kedokteran (UQU) yang beberapa pekan terakhir ini menjadi bahan perbincangan di tengah-tengah masyarakat Saudi Arabia.

Namanya sempat menjadi tranding topic di Twitterland dengan tagar لينا_القحطاني# . Hal ini terjadi karena prestasi Lina el Qahthany meraih prestasi dengan penghargaan khusus dalam ajang Intel Science Competition for the Arab World (ISC Arab 2014) yang diselenggarakan di Ibukota Qatar, Doha. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 9-11 November 2014.

Decak kagum terhadap Lina el Qahthany ini mengalir dari semua kalangan bukan hanya karena penemuannya “Basmah el Kimiyaiyah” (Sidik Kimiawi) yang dapat mengalahkan 100 peserta ISC Arab 2014 yang berasal dari delapan Negara bagian Jazirah Arabiyah. Namun karena keteguhannya dalam menjadikan hijab sempurnanya menghiasi dirinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bukan kebanggaan bahwa putri Makkah yang baru berusia 17 tahun meraih penghargaan bergengsi dari ajang ISC Arab 2014. Juga bukan kebanggaan bahwa ia dapat mengharumkan nama Saudi di dunia internasional. Namun yang membuat kami bangga adalah karena Lina el Qahthany dengan percaya diri telah bangga terhadap bendera tauhid yang selama ini banyak diidentikkan dengan bendera yang mengundang pembunuhan dan peperangan. Ia bangga dengan hijabnya sebelum ia bangga dengan prestasi ilmiah yang diraihnya,” tulis Ahmad el Rukban di Sabq Online Newspaper.

Talk show berlangsung di Auditorium Syeikh Ibrahim el Juvaly di gedung ba’ lantai tiga. Acara ini dikomandoi oleh Dr. ‘Awatef Husein di damping oleh Dekan Fakultas Syari’ah, Dr. Afnan el Tilmisany.

Peserta yang hadir cukup banyak, Auditorium dengan kapasitas 100 orang itu membludak hingga menjadi 400 mahasiswi yang hadir. Mereka yang tidak mendapatkan tempat duduk bela-belain duduk di tanah.

“Allah akan mengangkat siapapun yang berpegang teguh dengan hijabnya, karena hijab adalah kewajiban bagi kita sebagai muslimah. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang mengapresiasi dan menunjukkan rasa bangganya, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat kita masih mendenyutkan kebaikan dengan kemuliaan ideologinya. Sebagaimana saya bersyukur dengan taufiq dari Allah, saya berpegang teguh dengan perintahNya, ini adalah wajib bagi saya melaksanakannya. Hal ini memiliki pengaruh yang tidak kecil bagi kepercayaan diri saya; karena hal ini merupakan perintah dari Allah. Jenak keluar saya setelah diumumkan kemenangan saya, saya melangkah dengan penuh percaya diri dan bangga. Saya bukanlah satu-satunya yang dapat melakukan peran ini. Hijab sama sekali bukan penghambat, bahkan ia pendorong bagi perempuan untuk berprestasi dengan bebas. Inilah kebebasan perempuan yang sesungguhnya itu!,” gugah Lina el Qahthany disambut gemuruh takbir hadirin.

“Ketaatan kepada Allah telah menjadikan prestasi Lina el Qahthany berkah,” ujar Dr. Afnan el Tilmisany sebelum ia membeberkan beberapa penghargaan dan apresiasi dari masyarakat Saudi Arabia. Tersebut melalui akun twitternya atlet dan pengusaha Yazid el Rajhi mengicaukan bahwa 100 ribu riyal akan diberikan kepada Lina el Qahthany untuk membiayai penelitian dan penemuan selanjutnya.

Pada tanggal 25 Muharram 1436 H, dua apresiasi sekaligus datang dari Channel Televisi el Majd dan pimpinan UQU Dr. Bakri bin Ma’tuq ‘Assas, masing-masing memberikan Lina berupa 50 ribu riyal untuk membiayai penelitiannya.

Atas prestasi ini, Lina mendapat bantuan dari para muhsinin dengan nilai total  200 riyal atau setara dengan Rp. 600 juta.

Sekedar catatan, Lina adalah seorang hafidzah (penghafal Al-Quran) yang telah menyelesaikan hafalannya di usia 12 tahun.

“Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka!” kata akhir Lina el Qahthany saat penutupan talk show hari ini.*/TaQ Shams, koresponden hidayatullah.com Makkah

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cadarhijabmahasiswimakkahPenghargaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjahit Kiswah Ka’bah Meninggal Dunia
Tulisan selanjutnya Kasus Pekanbaru, Iskada Minta Polisi Tak Hina Simbol Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?