Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CIA Bela Metode “Penyiksaan” Tersangka Kasus Terorisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Desember 2014 14:34 2:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Desember 2014 14:34
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com–Direktur CIA John Brennan hari Kamis (11/12/2014) mengatakan berbagai taktik interogasi dan “penyiksaan” menghasilkan informasi berguna bagi Amerika untuk mencegah serangan teror.

Dengan pernyataan ini, John Brennan membela metode interogasi CIA terhadap para tersangka kaksus tindak pidana terorisme, termasuk membela penggunaan teknik-teknik interogasi ekstrem dalam menangani tersangka pasca serangan teror 11 September 2001 di Amerika.

Dalam jumpa pers yang jarang di kantor pusat CIA, John Brennan hari Kamis (11/12/2014) mengatakan berbagai taktik itu menghasilkan informasi berguna bagi Amerika untuk mencegah serangan dan menangkap teroris Al-Qaidah.

Ia menyanggah laporan Senat Amerika yang dirilis minggu ini bahwa metode interogasi CIA tidak menghasilkan data intelijen berarti dan tekniknya setara dengan penyiksaan. Ia mengakui beberapa agen CIA memang melampaui batasan yang diperbolehkan ketika menginterogasi tersangka, dan tindakan semacam itu “pantas untuk ditentang,” ujarnya dikutip Voice of America (VoA).

Sementara itu, Presiden Barack Obama melarang teknik-teknik interogasi ekstrem itu tahun 2009 dan mengatakan kesalahan mengerikan itu sebaiknya tidak terulang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya mantan wakil presiden Amerika Dick Cheney mengatakan Badan Intelijen Amerika (CIA) melakukan persis seperti yang diinginkan Gedung Putih dalam menginterogasi para tersangka.

Dalam wawancara dengan acara televisi Fox News hari Rabu, interogasi itu dirancang untuk menangkap pelaku serangan itu dan memastikan peristiwa semacam itu tidak terulang.

Mantan wakil presiden Amerika saat itu mengatakan memang ada beberapa masalah dengan program interogasi itu, tetapi CIA “dengan sangat hati-hati menghindari penyiksaan.” Ia juga berkeras interogasi CIA menghasilkan informasi yang menurutnya “penting” dalam mencegah serangan teror.

Temuan “Penyiksaan” yang Mengejutkan

Sebelum ini, laporan Senat AS terkait penyiksaan kasus tindak pidana terorisme oleh CIA serta penipuan sistematis politik memicu debat panas baru menyangkut peran dinas rahasia setelah serangan 11 September. [ CIA Disebut Melakukan Interogasi Brutal Tertuduh Kasus Terorisme]

Laporan Senat setebal 600 halaman yang mulai digarap tahun 2009 memberikan jawaban dramatis atas berbagai pertanyaan seputar aksi penyiksaan oleh dinas rahasia AS-CIA. Ternyata CIA melakukan aksi penyiksaan lebih brutal ketimbang perkiraan semula.

Senator Dianne Feinstein yang memimpin komisi pengawas dinas rahasia di Senat mengungkap dengan lugas “dosa” CIA. Dalam laporan disebut penculikan dan penahanan rahasia sedikitnya 119 individu oleh CIA di luar negeri. Praktik penyiksaan dan teknik interogasi dengan kekerasan, jauh lebih mengerikan dibanding pengakuan dinas rahasia.

Menanggapi laporan itu, Laura Pitter dari organisai pembela hak asasi “Human Right Watch” mengatakan, mayoritas warga Amerika merasa ngeri. “Penyiksaan jauh lebih brutal, walau diketahui itu bukan cara efektif untuk memeras pengakuan,” ujar dia. Pitter memperkirakan, laporan penyiksaan CIA ini akan memicu gempa politik di Washington.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaHAMterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus HIV/Aids di Tangerang Didominasi Usia Aktif
Tulisan selanjutnya Partai Komunis Provinsi Xinjiang China Setujui Larangan Burqa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?