Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Singapura Bela Hukuman Cambuk pada Warga Jerman

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 9 Maret 2015 21:14 9:14 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 9 Maret 2015 21:14
Bagikan
Elton Hinz (kiri) dan Andreas Von Knorre.
Bagikan

Hidayatullah.com–Singapura hari Senin (9/3/2015) membela keputusan pengadilan untuk mencambuk dua orang Jerman karena membuat lukisan semprot pada kereta metro dan pelanggaran pada keamanan stasiun, dengan menolak anggapan pelaksanaan hukuman itu sebagai penyiksaan.

Pengadilan di kota-negara, yang mengambil sikap garis keras terhadap vandalisme, pekan lalu menjatuhkan hukuman penjara sembilan bulan dan tiga pukulan rotan terhadap Andreas Von Knorre, 22 tahun, dan Elton Hinz, 21 tahun, atas pelanggaran pada bulan November tahun lalu.

Organisasi Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS mengecam masih digunakannya hukuman cambuk di Singapura –hukuman peninggalan pemerintahan kolonial Inggris– sebagai bentuk “hukuman memberi rasa malu dengan menggunakan penyiksaan”.

Jaksa Singapura mengatakan, keputusan terhadap kedua warga negara Jerman itu memiliki “standar sama seperti terhadap semua orang lain”.

“Hukum Singapura sudah diketahui menentang vandalisme. Cambuk adalah hukuman yang ditentukan untuk pelanggaran vandalisme, dan hukum berlaku untuk setiap orang yang melakukan pelanggaran, ” kata seorang juru bicara Kejaksaan Agung, dilansir Free Malaysia Today.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Cambuk bukan penyiksaan. Hal ini diterapkan di Singapura di bawah standar yang ketat, dipantau setiap saat oleh dokter,” tambahnya.

“Von Knorre dan Hinz adalah pengacau yang mempopulerkan diri dengan melanggar hukum, tanpa mempertimbangkan biaya sosial, dan gangguan bagi tindakannya terhadap orang lain,” katanya.

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:singapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orangtua Harus Mengawasi Dan Memilih Mainan Anak
Tulisan selanjutnya Duet Ustadz Muda Salim-Felix Pertajam Barisan Ukhuwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?