Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekuriti Blackwater Divonis Penjara Puluhan Tahun Terkait Pembunuhan Warga Sipil Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2015 13:29 1:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2015 13:29
Bagikan
Tentara bayaran Blackwater pembunuh warga sipil Iraq (ki-ka): Dustin Heard, Evan Liberty, Nicholas Slatten dan Paul Slough
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bekas penjaga keamanan yang dipekerjakan oleh Blackwater divonis penjara seumur hidup dan tiga lainnya dihukum 30 tahun kurungan karena membunuh 14 warga sipil Iraq pada tahun 2007.

Selain menyebabkan belasan orang tewas, mereka juga melukai 17 warga sipil Iraq lainnya.

Vonis hukuman itu menutup kasus yang sempat menimbulkan kemarahan besar rakyat Iraq dan menyulut sentimen anti-Amerika Serikat di berbagai belahan dunia.

Penembakan oleh tentara bayaran Balckwater itu juga menimbulkan perdebatan mengenai peran dan keberadaan perusahaan-perusahaan kontraktor keamanan swasta di wilayah perang.

Nick Slatten (31) asal Tennessee, tahun lalu dinyatakan bersalah membunuh seorang pengemudi mobil di Iraq, yang menurut dalih terdakwa di pengadilan korban kala itu membawa bom di dalam kendaraannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Paul Slough (35) asal Texas, Evan Liberty (32) asal New Hempshire dan Dustin Heard (33) asal Tennessee didakwa dengan tuduhan berlapis, termasuk pembunuhan secara tidak disengaja dan percobaan pembunuhan secara tidak disengaja.

Dalam pernyataan setelah sidang vonis hukuman itu, keempat terdakwa tetap bersikeras menyatakan mereka tidak bersalah. Sementara para pengacaranya mengatakan mereka akan mengajukan banding, lapor Euronews Selasa (14/4/2015).

Pada 16 September 2007 keempat serdadu bayaran Blackwater itu melancarkan tembakan dengan senapan mesin dan peluncur granat atas warga Iraq di Lapangan Nisur di ibukota Baghdad. Ketika itu di lapangan tersebut terdapat banyak anak-anak dan para perempuan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kini Saya Tidak Takut Lagi Menghadapi Kematian (2)
Tulisan selanjutnya “Islam Nusantara”, Makhluk Apakah Gerangan? [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?