Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

F-16 Milik AS Jatuh di Teluk, Helikopternya Hilang di Nepal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Mei 2015 14:49 2:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Mei 2015 10:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah pesawat tempur F-18 Amerika Serikat jatuh di Teluk setelah tinggal landas dari sebuah kapal induk pada Selasa tetapi dua anggota awaknya selamat tanpa cedera serius, kata pejabat militer seperti dikutip AFP, Rabu dikutip BBC.

Pesawat Super Hornet lepas landas dari kapal induk USS Theodore Roosevelt di Teluk Arab pukul 13.30 GMT (20.30 WIB) sebelum jatuh, kata Angkatan Laut AS.

“Dua personel pesawat tempur itu berhasil keluar dari pesawat, selamat dalam kecelakaan dan segera diselamatkan oleh personel SAR dari kapal itu,” katanya. “Laporan awal menyebutkan keduanya dalam keadaan sadar dan tak menderita cedera serius.”

Penyebab jatuhnya pesawat sedang diselidiki tetapi para pejabat menegesampingkan akibat “tindakan bermusuhan,” katanya.

Dua awak pesawat itu berasal dari Skuadron 211 Strike Fighter yang berpangkalan di Pangalan Angkatan Laut Oceana di Virgincia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hilang di Nepal

Sementara itu, satu helikopter milik korps marinir Amerika Serikat yang menjadi bagian dari operasi penyelamatan di Nepal dilaporkan hilang.

Menurut Pentagon, ada delapan orang di dalam helikopter tersebut, terdiri dari enam tentara marinir AS dan dua prajurit Nepal.

Mereka hilang di dekat Desa Charikot yang parah terkena gempa. Ketika hilang, helikopter ini membawa beras dan terpal untuk para korban gempa.

Peran helikopter amat penting dalam upaya pertolongan di Nepal mengingat banyaknya tempat yang sulit dijangkau lewat darat.

Juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren, menyebutkan bahwa laporan di darat mendengar helikopter itu mengalami masalah bahan bakar sebelum hilang kontak.

Upaya pencarian selama 90 menit dilakukan oleh tiga pesawat V-22 milik marinir sampai malam menjelang. Pencarian terhadap helikopter ringan itu akan diteruskan lagi esok hari.

Sementara pencarian di darat oleh angkatan bersenjata Nepal terus berlangsung.

Helikopter yang jatuh ini merupakan satu dari tiga helikopter marinir jenis UH-1Y Hueys yang turut serta dalam pertolongan terhadap korban gempa 7,8 skala Richter di Nepal.

Gempa tersebut baru saja diikuti oleh gempa susulan yang terjadi kemarin.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaAmerika Serikat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Akan Gelar Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia Ke-5
Tulisan selanjutnya Tenda Festival Perjumpaan Yesus di Sepinggan Ambruk, Pastor Philip Sebut Iblis Marah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?