Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahasiswa Yaman: Arab Saudi Rutin Bantu Korban Perang Yaman

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Mei 2015 06:55 6:55 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Mei 2015 06:54
Bagikan
Warga Yaman mendistribusikan bantuan Arab Saudi di Wadi Abida, Marib
Bagikan

Hidayatullah.com– Salah seorang mahasiswa Yaman mengatakan, Arab Saudi rutin memberikan bantuan khususnya sembako kepada warga Yaman. Bantuan ini pun disambut gembira oleh masyarakat Yaman, setidaknya di provinsi Marib, terkhusus distrik Wadi Abida.

“Masyarakat sangat bahagia dengan bantuan tersebut,” ujar mahasiswa yang meminta identitasnya dirahasiakan ini kepada hidayatullah.com Senin (18/05/2015).

Menurut sumber terpercaya itu, bantuan tersebut disalurkan hampir setiap hari.

“Alhamdulillah (atas) bantuan itu. Kadang satu truk panjang full, kadang 2 truk. Ingat yah, truknya truk panjang, mungkin 3 kali lipat dari truk-truk biasa,” ungkapnya.

Bentuk bantuannya seperti beras, susu cair, susu bubuk, minyak, garam, gula, tepung, makruna, saus tomat, kurma, dan banyak lagi jenis makanan ringan. Untuk kurma, dalam 1 truk biasanya terdapat 8000 kardus. [Baca: Raja Salman Bantu Korban Perang Yaman Rp7 Triliun]

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hampir tiap hari kami menurunkan barang-barang (bantuan) tersebut dari truk (yang) tinggi (itu). Katanya masih ada 15 truk lagi akan datang, dan truknya yang (memiliki) 12 ban atau 14 ban,” terangnya.

Di antara truk besar berisi bantuan dari Arab Saudi untuk korban perang di Yaman. [Foto: Istimewa/Hidayatullah.com]
Di antara truk besar berisi bantuan dari Arab Saudi untuk korban perang di Yaman. [Foto: Istimewa/Hidayatullah.com]
Krisis

Menurut sumber tersebut, bantuan logistik dari Arab Saudi dirasa cukup penting, mengingat kondisi perang yang masih melanda Yaman.

“Karena semua barang-barang pada naik harganya. Imbas dari susahnya bensin dan gas, serta listrik lebih banyak padamnya daripada nyalanya,” ungkapnya, seraya menambahkan, harga bahan bakar minyak di negara tersebut turut naik.

Ia mengatakan, jumlah bantuan yang disebutnya itu baru sebatas di Marib, belum termasuk di berbagai wilayah lainnya.

“Untuk bantuan secara keseluruhan Yaman, pasti ada, karena kemaren (beberapa hari lalu, Red) sudah dibagikan. Cuma untuk penyalurannya ana (saya) nggak tahu,” ujarnya.

Sejak Selasa (12/05/2015) malam waktu setempat, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan gencatan senjata dengan pemberontak Syiah Hautsi (Al-Houthi). Hal ini untuk memudahkan penyaluran bantuan bagi korban perang di Yaman. “Perjanjian gencatan senjata selama 5 hari, supaya bisa menyalurkan bantuan ke setiap daerah,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiKoalisi Arab Serang Syiahsyiahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10 Rahasia Kandungan Surat Al Fatihah
Tulisan selanjutnya Dituding Jual Produk Palsu, Alibaba Digugat Pemilik Merek Barang Mewah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?