Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sensus Myanmar Tak Akui 1,1 Juta Muslim Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Mei 2015 00:30 12:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Mei 2015 06:21
Bagikan
Sensus Myanmar menegaskan hingga kini tidak mengakui 1,1 juta Muslim Rohingya sebagai penduduk
Bagikan

Hidayatullah.com– Myanmar pada Jumat menyiarkan data terbaru sensus nasional yang pertama sejak 30 tahun terakhir, dengan mengesampingkan keberadaan kelompok minoritas Muslim Rohingya di negara tersebut.

Selain itu, sensus terbaru Myanmar juga tidak menghitung data soal komposisi etnis serta agama dari penduduk yang berjumlah total 51,5 juta.

Data sensus Myanmar menegaskan bahwa negara tersebut hingga kini tidak mengakui 1,1 juta Muslim Rohingya sebagai penduduk resmi. Kelompok tersebut harus bertahan dalam kondisi yang mirip dengan rezim apartheid di Afrika Selatan, demikian dikutip Antara.

Pada 2012 lalu, hampir 140.000 di antara mereka terpaksa harus mengungsi setelah munculnya serangan dari kelompok Buddha garis keras.

Sebelumnya pemerintah Myanmar berjanji kepada masyarakat internasinoal untuk membiarkan etnis Rohingya mengidentifikasi diri sesuai dengan agama dan etnisitasnya dalam sensus yang digelar pada Maret-April 2014. Namun satu hari sebelum survei dilaksanakan, pemerintah menyatakan bahwa penggunaan istilah Rohingya tidak akan diizinkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Di negara bagian Rakhine, sejumlah besar populasi diabaikan dalam sensus di tengah ketegangan komunal dan tuntutan warga untuk mengidentifikasi diri sebagai Rohingya. Tuntutan tersebut diabaikan oleh otoritas setempat,” kata Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB urusan Myanmar, Vijay Nambiar.

Sejumlah pengamat juga mengkiritik sensus di Myanmar karena mendasarkan survei pada daftar 135 kelompok etnis. Daftar tersebut dinilai sudah kadaluarsa dan tidak akurat.

Di sisi lain, sensus penduduk di Myanmar juga menunjukkan bahwa tingkat melek huruf bagi warga dewasa di negara tersebut sudah mencapai 90 persen. Namun data yang lain juga mengindikasikan kesalahan manajemen ekonomi di bawah kekuasaan militer selama 49 tahun yang membuat negara tersebut miskin, sebelum akhirnya reformasi sipil muncul pada 2011.

Hingga kini, hanya sepertiga warga Myanmar yang dapat menikmati aliran listrik, sementara angka kematian bayi mencapai 62 per 100.000. Menurut data Bank Dunia, angka harapan hidup di Myanmar adalah 66,8 tahun atau jauh tertinggal dari Thailand 74 tahun.

Data rinci mengenai etnisitas dan agama rencananya akan disiarkan setelah pemilihan umum November tahun depan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BiksumyanmarPengungsi Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Elly Risman: Tsunami Jiwa Sedang Melanda Keluarga Indonesia
Tulisan selanjutnya Pelatihan Pemikiran Islam di Berbagai Kota [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Berita
5 September 2026 16:18
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?