Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakar Pendidikan Australia: Materi Pornografi Internet Banyak Jadi Guru Seks Anak Muda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juni 2015 08:55 8:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juni 2015 08:55
Bagikan
Pakar Pendidikan Seks, Maree Crabbe mengatakan anak-anak muda menyaksikan 'normalisasi' dari perilaku seks yang tidak nyata
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pakar pendidikan seks di Australia, Maree Crabbe memperingatkan dampak anak-anak muda belajar seks dari materi pornografi di internet sangat memprihatinkan dan perlu disikapi serius.

Menurut Maree Crabbe, mudahnya akses pornografi di internet dengan cepat telah menjadi sarana utama anak-anak muda belajar tentang seks dan hal ini mempengaruhi kemampuan mereka untuk membentuk hubungan seksual yang sehat.

“Sebagian anak laki-laki atau perempuan menganggap seks itu adalah kekerasan, jadi menggunakan rantai atau cambuk pada seseorang itu hal biasa,” ujarnya dikutip laman Radio ABC.

Itulah sebagian dari pengakuan remaja perempuan dan laki-laki yang kerap didengar Maree Crabbe dari anak-anak remaja yang ditemuinya.

“Berkat teknologi modern, pornografi sekarang menjadi lebih mudah diakses dan menjadi sesuatu yang normal dibandingkan masa-masa sebelumnya, dan sekarang pornografi telah menjadi masalah yang menyebar luas di masyarakat,” kata Crabbe.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Crabbe, materi pornografi boleh dibilang sekarang menjadi guru seks yang paling menonjol bagi banyak orang terutama anak-anak muda, katanya.

“Mereka belajar mengenai normalisasi perilaku hubungan seksual yang oleh kebanyakan orang di dunia nyata tidak dilakukan atau bahkan tidak mau mereka lakukan,” tambahnya.

Psikolog Russell Pratt mengatakan saat ini banyak anak-anak muda yang meyakini kalau fantasi seksual yang mereka lihat di layar film porno adalah hal yang nyata padahal cerita dalam film porno umumnya sering berisi kekerasan atau sikap agresif terhadap perempuan.

“Jika anak muda yang berusia 13 atau 14 tahun melihat film prono selama setahun penuh, padahal kemungkinan besar mereka juga belum pernah melakukan hubungan seksual atau kegiatan seksual dengan siapapun, boleh jadi mereka meyakini kalau apa yang dilihatnya di film porno adalah hal yang nyata,” katanya.

Annie Hill gadis berusia 18 tahun mengaku dia menyaksikan bagaimana pornografi telah mempengaruhi perilaku dan harapan anak-anak laki-laki.

“Seks hardcore itu mereka anggap hal yang normal, semua film porno yang mereka tonton itu sebagai hal yang biasa dan sepertinya seks tidak lagi ada kaitannya dengan unsur cinta,” ujar Annie Hill.

Penulis buku yang juga pengacara perempuan Melinda Tankard-Reist mengatakan dirinya kewalahan melayani permintaan dari sekolah-sekolah untuk memberikan ceramah pendidikan seks kepada para pelajar di sekolah mereka.

“Mereka tidak bisa mengembangkan hubungan yang saling menghormati dan sehat ketika pornografi menjadi sarana belajar mereka,” katanya.

“Mereka melihat materi porno laksana buku pegangan pendidikan seks dan itu hanya akan memberikan dampak yang merusak,” ujarnya.

Pada ABC, Siswa-siswi di Heathdale Christian College di Melbourne usai mengikuti materi pendidikan seks dari Tankard-Reist mengakui kalau pornografi susah sangat lekat dengan dunia mereka.

“Bagi banyak orang, film porno telah menjadi dasar dari apa yang yakini sebagai sebuah hubungan,” kata salah seorang siswa.

“Kondisi ini memberikan tekanan yang besar bagi anak perempuan, mengenai bagaimana mereka harus melakukan aktifitas seksual hanya untuk menyenangkan laki-laki saja,” katanya.

Crabbe mengtatakan dia meyakini kalau penting agar materi pornografi didiskusikan di sekolah-sekolah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak mudaAustraliaguruinternetpendidikan seksPornografi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Direktur LPPOM: Gelatin Bukan Produk Istihalah
Tulisan selanjutnya Myanmar Tolak Disebut Diskriminatif, Tuduh Pengungsi Rohingya Manfaatkan Situasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?