Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dinas Intelijen: ISIS Masih Dapat Melakukan Serangan di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2019 18:22 6:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2019 18:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala dinas intelijen dalam negeri Jerman memperingatkan agar negaranya tidak meremehkan ISIS meskipun kelompok bersenjata itu sudah dikalahkan di Suriah dan Iraq bagian utara.

Dilansir DW Ahad (14/4/2019), dalam wawancara dengan koran Welt am Sonntag, Thomas Heldenwang kepala dinas intelijen domestik Jerman BfV, memperingatkan bahwa masih ada risiko serangan di Jerman oleh bekas anggota ISIS yang pulang kembali ke negeri itu.

Pada tahun 2018, menurut Haldenwang, jumlah “Muslim radikal” naik menjadi 2.240.

Kepala BfV itu mengatakan bahwa ISIS masih eksis dengan fokus pada “kekhalifahan siber virtual” yang masih dapat menarik simpatisannya untuk melakukan serangan.

Dalam wawancara itu Haldenwang mengakui bahwa pihak berwenang tidak sanggup memonitor semua tersangka teroris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kita membutuhkan sedikitnya empat orang untu memonitor satu orang seperti itu. [Oleh karena itu] kami hanya memfokuskan pada siapa yang dianggap sangat berbahaya,” imbuhnya.

Kepala BfV itu menyeru agar dilakukan perubahan undang-undang sehingga pihaknya dapat melakukan pemantauan terhadap anak-anak anggota ISIS yang kembali dari Suriah dan Iraq.

“Apabila kami diperbolehkan mengumpulkan data mereka, maka kami akan dapat, contohnya, memberikan informasi itu kepada kantor pelayanan kesejahteraan pemuda,” kata Haldenwang, seraya mengatakan bahwa anak-anak anggota ISIS tersebut juga termasuk korban dari orangtuanya.

Kepala dinas intelijen domestik Jerman itu mengatakan bahwa sebagian dari anak-anak tersebut menyaksikan kekejaman yang dilakukan ISIS dan mereka memuja ayah-ayahnya sebagai pahlawan.

“Kita tanya diri kita sendiri: Apakah ini generasi baru teroris?” kata Haldenwang.

Selain memperingatkan bahaya anggota-anggota ISIS yang pulang kembali ke Jerman, kepala BfV itu juga menekankan perlunya negara Jerman “memperhatikan lebih jauh soal ekstrimisne kelompok kanan-jauh.”

Haldenwang mengatakan bahwa organisasinya “mencermati bahwa kelompok-kelompok kanan-jauh semakin ‘terkait satu sama lain’ dan batas antara anggota kelompok itu dengan warga anggota masyarakat biasa semakin kabur.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Najib Razak dan Istri Membantah Keras Membeli atau Memiliki Berlian Pink
Tulisan selanjutnya Pemilu di Kuala Lumpur WNI Membludak, Antrean 400-an Meter

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?