Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yordania Tolak Pelancong Syiah Iran Wisata Ziarah ke Makam Sahabat Nabi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2015 13:05 1:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juni 2015 13:05
Bagikan
Al-Mazar dekat Karak, Yordania.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Amman telah menolak beberapa permintaan dari Iran agar kelompok-kelompok pelancong reliji dari negeri Syiah itu diperbolehkan melakukan wisata ziarah di Kerajaan Yordania, kata seorang pejabat pemerintah.

Menteri Wakaf dan Urusan Islam Hayel Dawud mengatakan kepada Jordan Times hari Ahad (7/6/2015) bahwa pejabat di Teheran telah membuat beberapa kali permintaan “lisan” untuk meningkatkan hubungan dengan Kerajaan Yordania, termasuk dalam bidang wisata ziarah (wisata reliji).

Dawud mengatakan tahun lalu Iran lima kali meminta agar kelompok-kelompok wisatawan ziarah diperbolehkan berkunjung ke makam-makam para sahabat Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wasallam di Mazar Selatan di Karak. Semua permintaan itu ditolak oleh pemerintah Amman.

“Jawaban kami adalah bahwa kami menyambut baik hubungan yang lebih baik, tetapi masalah wisata reliji tidak mungkin, dikarenakan ketegangan sektarian yang sedang terjadi di kawasan ini,” kata Dawud.

Lebih lanjut dikatakan Dawud bahwa Iran sangat ingin menyelenggarakan kunjungan wisata secara reguler ke makam-makam dan tempat-tempat yang mereka keramatkan di Karak, bagian selatan Yordania, yang berjarak sekitar 150 kilometer arah selatan ibukota Amman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat-pejabat Iran, termasuk mantan duta besarnya untuk Yordania, berulang kali mengatakan Teheran berkeinginan kuat untuk meningkatkan hubungan bisnis dengan pemerintah Amman, termasuk memasok kebutuhan minyak Yordania selama 30 tahun dengan imbalan orang-orang Syiah diperbolehkan berwisata ziarah ke negeri itu.

Daerah Mazar Selatan memiliki arti sejarah penting bagi umat Islam. Pada tahun 629 Masehi atau 8 Hijriyah, di dekat kampung bernama Mu’tah di dekat Sungai Yordan terjadi pertempurn besar antara pasukan Muslim dengan tentara kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) atau Basra. Komandan-komandan pasukan Muslim syahid dalam pertempuran itu, seperti Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abu Thalib dan Abdullah bin Rawahah. Para sahabat Rasulullah SAW yang gugur di medan pertempuran dimakamkan di sana.

Menurut para pejabat di Mazar Selatan, wisatawan yang datang ke daerah itu berasal dari berbagai negara seperti India, Pakistan, Malaysia, Indonesia, Bangladesh, Sri Lanka, Afrika Selatan, Thailand, Singapura, Turki, Australia, Spanyol, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Libanon, Suriah dan Iraq.

Pada tahun 2014, sekitar 30.000 orang dari berbagai negara mengunjungi makam dan tempat-tempat bersejarah di sana.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negeri Tidak Akan Makmur Selama Perzinahan Masih Merajalela
Tulisan selanjutnya ‘Islamisasi’ dan ‘Arabisasi’ Nama di Jawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?