Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Negeri Tidak Akan Makmur Selama Perzinahan Masih Merajalela

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Juni 2015 13:03 1:03 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 Juni 2015 12:55
Bagikan
Ketua MUI Jatim, KH. Abdusomad Bukhori memberikan sambutan
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH. Abdusomad Bukhori mengatakan bahwa suatu negeri jika riba dan perzinahan masih merajalela maka tidak akan pernah makmur.

“Saya pernah membaca sebuah hadits yang menjelaskan jika suatu negeri masih ada riba dan perzinahan maka negeri itu tidak akan pernah makmur,” kata KH. Abdusomad saat memberikan prakata pengatar dalam acara ta’aruf Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia Kelima di Pesantren At-Tauhiddiyah Cikura, Bojong, Tegal, Jawa Tengah, Ahad (07/06/2015) malam.

Menurut KH. Abdusomad ijtima’ ulama merupakan agenda-agenda yang sangat strategis untuk mendiskusikan semua problematika umat.

“Negeri ini perlu diselamatkan dari bencana-bencana akibat problematika umat yang semakin banyak,” tegas KH Abdusomad.

Selain itu, KH. Abdusomad juga menegaskan bahwa Indonesia wajib memiliki Presiden dan Wakil Presiden Muslim, karena antara persiden dan wakil presiden satu paket yang tidak bisa dipisah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jika ada negara presiden Muslim dan wakilnya Muslim kemudian orang menyebutnya fundamentalis atau radikalisme itu tidak cocok,” tegas KH Abdusomad.

“Atau presidennya Muslim wakilnya non Muslim atau sebaliknya seperti kasus yang terjadi di Jakarta,” imbuh KH. Abdusomad.

Abdusomad berharap kasus yang terjadi di Jakarta yang terkait dengan kepemimpinan non Muslim, itu jangan sampai terjadi di Indonesia. Presiden itu menurutnya waliyul ‘amr kaitannya dengan hukum perwalian.

“Jika ada seorang wanita tidak punya wali maka negara wajib menikahkan. Bagaimana mungkin negara mau menikahkan sementara pemimpinnya non Muslim. Itu tidak bisa,” tegas KH. Abdusomad.

Jadi, menurut KH. Abdusomad bangsa harus berani mengakatan Indonesia dengan 88,2 persen penduduk Muslim sudah sangat pantas dan wajar jika pemimpinnya Muslim.

“Itu namanya baru demokrasi. Jangan mudah dicekoki demokrasi tetapi kita menghindar dari hal-hal yang prinsip. Dan itu adalah prinsip majelis ulama sehingga kita nggak boleh takut. Jadi, ada saatnya kapan kita hitam dan kita bisa menjadi putih,” pungkas KH. Abdusomad.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ijtima'Ijtima’ Komisi Fatwa MUI Se-IndonesiaKH. Abdusomad BukhoriKomisi FatwaMajelis Ulama IndonesiamakmurMUIPerzinahanribaulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MERS Mewabah Korea Selatan Tutup Hampir 2.000 Sekolah
Tulisan selanjutnya Yordania Tolak Pelancong Syiah Iran Wisata Ziarah ke Makam Sahabat Nabi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?