Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Banyak Laporan Sakit Perut Gerai McDonald’s di Nodinge Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2015 06:58 6:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Agustus 2015 06:54
Bagikan
obesitas
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah gerai McDonald’s di Nodinge, di wilayah Ale di Vastra Gotaland, Swedia, terpaksa ditutup setelah ada laporan masuk ke pihak berwenang berupa 30 kasus sakit parah setelah makan di restoran cepat saji itu.

“Kami menerima beberapa laporan gastroenteritis dan diare. Kebanyakan parah, dan kami segera menyadari bahwa itu disebabkan karena penderita makan makanan di McDonald’s di Nodinge. Kami menghubungi pihak restoran dan mereka memilih untuk menutup restorannya sementara mereka menyelidiki masalah tersebut,” kata Carita Sandro, kepala urusan lingkungan di wilayah Ale seperti dikutip The Local hari Sabtu (15/8/2015).

“Yang bisa kami lakukan hanya menutupnya,” kata pemilik restoran itu, Jorgen Hansson, kepada koran Swedia Expressen.

Salah seorang pelanggan McDonald’s kepada Expressen berkata, “Saya ke sana hari Senin dan makan Chicken McWrap. Beberapa orang di situ juga terkena dan mereka makan makanan berbeda. Saya mengalami muntah-muntah, pusing, diare dan demam. Saya mengalami sakit selama dua belas jam.”

Ini kedua kalinya selama musim panas gerai McDonald’s tersebut bermasalah. Pada bulan Juli kemarin enam orang sakit setelah makan Grand Big Macs. Sebuah penyelidikan menyimpulkan bahwa wabah itu terjadi karena pegawai restoran jorok, tidak menjaga kebersihan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kasus kali ini diduga penyebabnya adalah salah satu pegawai membawa virus Norwalk, yang menyebabkan muntah di musim dingin.

“Ada kecurigaan bahwa salah satu dari pegawai kami yang bekerja pada Senin malam mengidap virus muntah musim dingin. Kemarin pagi kami mengambil sampel dari seluruh pegawai kami. Hasilnya paling cepat hari Senin besok,” kata Hansson.

“Ini sungguh-sunguh malang. Kami sudah memiliki pedoman yang jelas tentang bagaimana pegawai harus bertindak jika dia sakit. Dia seharusnya tidak datang kerja. Tidak ada kelemahan dalam prosedur kami. Ini mungkin disebabkan karena seseorang sakit tanpa menyadarinya,” dalih pemilik gerai McDonald’s yang bermasalah itu.

Agustus tahun 2014, seorang wanita muda Swedia bernama Hanna Tenman mengalami sakit di tenggorokan, setelah membeli capuccino dari sebuah gerai McDonald’s di Malmo. Diketahui kemudian bahwa minuman kopi yang dibelinya tercampur dengan zat kimia berupa cairan pembersih.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tim Pembela Ajukan Banding atas Vonis Mati Mursy
Tulisan selanjutnya Helvy Tiana Ingin Film KMGP Jadi Film Pemersatu Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?