Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendeta Katolik Malta Jadi Tersangka Pencabulan Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2015 11:20 11:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2015 11:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pendeta di Malta, negara berpenduduk mayoritas Katolik, hari Rabu (14/10/2015) resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kejahatan seksual atas 3 remaja laki-laki antara tahun 2010 dan 2013.

Donald Bellizzi, 44, saat ini sebagai pembimbing rohani di gereja kecil (kapel) di bandara. Bellizzi menyatakan dirinya tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Pihak pengadilan menolak permintaan tim pengacara agar membebaskan Bellizzi dari tahanan dengan uang jaminan.

Bellizzi dituduh melakukan kejahatan seksual terhadap tiga anak laki-laki, peserta pertemuan kelompok yang mengajak mereka agar masuk kependetaan. Ketiga anak laki-laki itu, yang usianya masih belia ketika dicabuli pendetanya, sekarang berusia antara 18 dan 19 tahun, lapor kantor berita Jerman DPA.

Komisi Penjaga Keselamatan Gereja Malta mengkonfirmasi kasus itu lewat sebuah pernyataan online. Komisi itu mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan pengaduan atas kasus itu ke kepolisian.

Di masa lampau, Gereja Katolik berusaha mengatasi masalah itu secara internal tanpa diketahui publik dan tidak melibatkan pihak penegak hukum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus pencabulan bocah oleh pendeta Katolik di Malta ini muncul seiring dengan bertambahnya tekanan terhadap Gereja Katolik. Bulan lalu, Paus Fransiskus bertemu dengan para korban kejahatan seksual rohaniwan gereja ketika mengunjungi Amerika Serikat.

“Untuk masalah kejahatan seksual terhadap anak-anak, hal ini tidak bisa tetap dirahasiakan, dan saya berkomitmen untuk mengawasi secara cermat guna memastikan para pemuda terlindungi dan semua pelakunya akan dimintai pertanggungjawaban,” kata Paus Fransiskus dalam sebuah pidatonya di Philadelphia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abu Hurairah dan Empati
Tulisan selanjutnya Bos Pentagon: Amerika Serikat Tidak akan Angkat Kaki dari Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?