Hidayatullah.com–Uskup Agung Canterbury mengatakan serangan teror Paris, Prancis membuatnya ‘meragukan’ kehadiran Tuhan.
Uskup Justin Welby mengatakan kepada BBC, Minggu (22/11/2015), pembunuhan itu menimbulkan ‘kerusakan baju bajanya’.
Dia mengatakan, reaksinya terhadap serangan itu pertama-tama adalah terkejut dan horor, kemudian kesedihan mendalam. Perasaan itu memburuk karena dia dan istri sempat tinggal di Paris selama lima tahun.
Uskup Agung mengatakan, “Saya sedang keluar dan saat berjalan dan berdoa dan mengatakan: ‘Tuhan, mengapa-mengapa ini terjadi? Apa keterlibatan Anda dalam semua hal ini? Kemudian saya berhubungan dan berbicara dengan Tuhan. Ya, saya meragukan.”
Serangan bunuh diri bersenjata pada tanggal 13 November, yang dilakukan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, menewaskan 129 orang.*