Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Setuju Ekspor Gas ke Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Desember 2015 16:26 4:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Desember 2015 16:26
Bagikan
Ladang minyak gas di Tamar
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel memberi lampu hijau untuk memulai ekspor gas alam ke Mesir yang menjadi indikasi perbaikan hubungan diantara keduanya ditengah perselisihan atas pasokan energi.

Menteri Energi Israel, Yufal Steinitz mengatakan bahwa itu akan terjadi dengan kemampuan Israel menjual lima miliar kubik gas ke Mesir dalam tujuh tahun kedepan dari ladang gas alam Tamar di lepas pantai mediterania Israel.

“Tahun-tahun terakhir ini kami telah bergerak maju untuk menjadikan Israel menjadi wilayah terkuat dalam segi gas,” ujar Yufal dikutip laman berbahasa Arab al-quds.co.uk.

Setelah selama ini menjadi importir gas, sekarang Israel cenderung untuk melakukan ekspor, setelah mendapat penemuan besar seperti ladang gas Tamar.

Sebelum ini, Mesir menjual gas kepada Israel dengan kesepakatan selama 20 tahun, yang berakhir di tahun 2012,  setelah kejadian ledakan pipa gas di semenanjung Sina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan internasional mengatakan sebelumnya, Mesir harus membayar miliaran dolar sebagai ganti atas terhentinya pasokan gas yang menyebabkan ketegangan di antara dua negara ini.

Mesir mengatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut dan membekukan pembicaraan tertutup terkait impor gas dari Israel.

Tidak jelas apakah keputusan pemerintah untuk menyetujui ekpor tersebut berarti bahwa kedua negara telah menyelesaikan permasalahan.

Tahun ini, pemilik ladang gas lepas pantai Tamar Israel telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan Mesir, Delphinus Holdings, yang isinya berupa perjanjian mengekspor lebih dari 2,5 miliar meter kubik gas alam ke Mesir di tiga tahun pertama selama periode tujuh tahun.

Diperkirakan ladang gas yang memiliki cadangan yang mencapai 280 miliar kubik, adalah milik Noble Energy, yang berpusat di Texas.

Mereka mengatakan bahwa kesepakatan penyedian gas Mesir masih membutuhkan persetujuan badan pengawas. Dan kontrol terhadap serikat-serikat ini juga atas ladang gas Lothian, yang telah disetujui pengembangannya minggu lalu.

Sebagaimana diketahui, mayoritas rakyat Mesir mengecam gagasan perdagangan dengan Israel.

Kerjasama terkait ekspor gas antara Kairo dan Tel Aviv berhenti pasca penggulingan diktator Mesir Hosni Mubarak tahun 2011.

Namun hubungan Israel-Mesir membaik pasca presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis Mohamad Mursy dikudeta dari kekuasaan Jenderal Abul Fattah al Sisi.*/Nurbayyinah

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekspor gasgasisraelMesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buya Hamka dan Fatwa Haram Rayakan Natal [1]
Tulisan selanjutnya sejarawan penghargaan israel 25 Pemerintahan Kota di Spanyol Boikot Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?