Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Gunakan Terapi Pernikahan untuk Cegah Terorisme

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Januari 2016 17:36 5:36 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Januari 2016 17:36
Bagikan
Pasukan anti-teror Arab Saudi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi sedang merancang pernikahan antara mantan militan sebagai ‘terapi’ mencegah mereka kambuh lagi dalam kegiatan terorisme.

Pemerintah berharap, dengan pernikahan itu pasangan akan sibuk dengan tanggung jawab perkawinan mereka. Mereka tidak akan terlibat dalam kelompok-kelompok ekstremis, kata Direktur Keamanan Ideologis Kementerian Dalam Negeri Saudi, Abdul Rahman Al Hadlaq, seperti dilansir The Malaysian Times, Selasa (26/1/2016).

Sebagai bagian dari program awal deradikalisasi, ia menambahkan, mantan militan akan diberikan uang dan rumah tinggal sebagai mahar.

“Kami juga telah menetapkan program perawatan yang berfokus pada kegiatan agama, keuangan dan psikologis,” kata Abdul Rahman pada Konferensi Internasional tentang Deradikalisasi dan Pencegahan Kekerasan Ekstremisme.

Abdul Rahman mengatakan, penelitian menunjukkan para militan direkrut dengan menggunakan pendekatan 3M; Money (untuk memikat), Men (keheroan terhadap ketidakadilan), dan Mindset (ideologi kekerasan ekstremis).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan, sebagian besar mereka yang bergabung dengan kelompok ekstrimis datang secara pribadi, usia pertengahan dua puluhan, lulusan sekolah tinggi, dan dari keluarga kelas menengah.

Menyadari ini, Abdul Rahman mengatakan, pemerintah telah menyiapkan konseling dan perawatan pusat rehabilitasi untuk mantan tahanan, memberikan mereka sesi konseling dan kegiatan pengembangan diri, dan melengkapi mereka dengan keterampilan yang memungkinkan mereka mendapatkan pekerjaan.

“Pada saat yang sama kami mendukung keluarga mereka secara finansial dan moral, menenangkan hati dan pikiran mereka dan mendidik mereka,” katanya.

Abdul Rahman mengatakan, pemerintah akan mengadakan pendidikan secara terus-menerus, menebarkan tulisan di harian, dan mendistribusikan CD dan pamflet untuk mencegah dan melawan ekstremisme.

Dia menambahkan, Arab Saudi bekerja sama dengan masyarakat internasional dan berbagi praktik terbaik untuk memerangi terorisme.

Konferensi dua hari itu dihadiri perwakilan negara-negara ASEAN, Australia, China, Jepang, Perancis, Italia, Arab Saudi, UEA, Inggris dan Amerika Serikat.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:terapi pernikahanterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perusahaan Malaysia Luncurkan Situs Perdagangan Halal
Tulisan selanjutnya Mayoritas Anggota Parlemen Australia dari Partai Pemerintah Tolak Perkawinan Homoseksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?