Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

UNDP dan USAID Danai Kampanye LGBTI di Asia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Februari 2016 08:06 8:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Februari 2016 08:00
Bagikan
Aktivis LGBT dalam sebuah aksi di Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com–Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia secara terang-terangan menegaskan dukungannya terhadap pernikahan sejenis di kalangan lesbian, homoseksual, biseksual, dan transgender (LGBT).

Dukungan ini disampaikan Dubes AS untuk Indonesia Robert O Blake saat mengunjungi Harian Republika, Kamis (11/02/2016) lalu.

Robert O Blake bahkan mendesak Pemerintah Indonesia mencontoh Negara lain memberi hak setara pada kaum LGBT.

“Saya tahu ini isu sensitif, tapi Indonesia sebagai negara demokrasi harus bisa memberikan contoh bagi negara-negara lain,” kata Blake dikutip laman Republika, Jumat (12/02/2016).

Sebelum ini, sebuah dokumen resmi yang dirilis Program Pembangunan PBB (UNDP), mereka memaparkan strategi jangka panjang terkait isu LGBT melalui program bernama The Being LGBT in Asia Phase 2 Initiative (BLIA-2). Program ini juga didukung Kedubes Swedia di Bangkok, Thailand, dan lembaga pendanaan AS, USAID.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tujuan program tersebut adalah memperjuangkan hak asasi manusia untuk LGBT. Negara sasaran proyek tersebut adalah China, Indonesia, Filipina, dan Thailand. Jangka waktu kerja proyek dengan dana senilai 8 juta dolar AS tersebut berlangsung dari 2014 hingga 2017.

Di bawah ini salah satu laporan resmi UNDP sebagaimana dirilis UNDP terkait dukungan dan pendanaan kaum penyuka sesama jenis ini. Indonesia, adalah salah sasaran utama program ini, selain China, Filipina dan Thailand.

“Keinginan Mewujudkan LGBTI in Asia Fase 2 (BLIA-2) adalah kerjasama regional antara UNDP, kedutaan Swedia di Bangkok dan USAID, yang berfokus di empat negara: China, Indonesia, Filipina dan Thailand. Inisiatif ini bertujuan untuk memajukan kesejahteraan orang-orang lesbian, homo, biseksual, transgender dan interseks (LGBTI), dan mengurangi marjinalisasi terhadap identitas dasar orientasi seksual dan gender (Sexual Orientation & Gender Identity/SOGI),” tulis laman www.asia-pacific.undp.org.

Menurut UNDP, tujuan proyek ini adalah menyasar pada pemerintah, institusi hukum, DPR dan pengambil kebijakan lainnya, agar bisa mengakui LGBT

“Melalui pembangunan dan pemberdayaan komunitas untuk mendukung individu LGBTI mengenali hak mereka, dan untuk memiliki akses terhadap keadilan agar melaporkan pelanggaran hak asasi manusia dan mengakhiri kebebasan dari hukum;

Melalui pengerahan masyarakat untuk advokasi kebijakan yang efektif menurut hukum dan perubahan kebijakan (dengan legislator, pemerintah daerah, pengadilan, dan Institusi Hak Asasi Manusia Nasional) untuk memastikan perkembangan dan pelaksanaan hukum pelindung (termasuk hukum dan kebijakan anti kekerasan/anti diskriminasi);

Melalui pengerahan masyarakat agar melakukan dialog dengan pemilik kepentingan (seperti organisasi agama, sektor swasta, otoritas pelaksana hukum, institusi pendidikan) untuk menunjukkan stigma, diskriminasi dan menghentikan perbuatan berbahaya yang menjadi tenaga pelanggaran hak asasi manusia terhadap individu LGBTI di keadaan publik dan pribadi, dan untuk memastikan individu LGBTI memiliki akses yang setara pada pelayanan publik.”

Proyek  ini juga diharapkan  memberi dukungan, pendanaan dan advokasi kepada kelompok-kelompok LGBT di Asia.

“Meningkatkan secara efektif kapasitas organisasi LGBTI dalam mengerahkan, mendukung, dan berkontribusi dalam dialog politik dan aktivitas pemberdayaan masyarakat; Meningkatkan tindakan dan kapasitas pemerintah, pengadilan, parlemen, dan Institusi HAM Nasional mengembangkan hukum dan kebijakan pelindung yang berhubungan dengan SOGI; dan mengurangi stigma, diskriminasi dan menghentikan tindakan pelanggaran (termasuk kekerasan) terhadap pelaku LGBTI di wilayah terpilih,” demikian tulis laman tersebut.

“Rencana pendanaan kecil pada kelompok masyarakat LGBTI, peningkatan kapasitas, penelitian atau advokasi. Dana itu akan diatur oleh Petugas Proyek Nasional (NOA) di kantor negara UNDP.”

Pada level regional, proyek ini juga diharaakan mendukung jaringan dan advokasi LGBTI,” tambahnya.

UNDP juga berharap, program ini bisa berkolaborasi dengan pihak UNESCO agar masuk menjadi kurikulum di sekolah.

“Kolaborasi dengan UNESCO untuk konsultasi regional dalam intervensi anti-bullying dan kurikulum sekolah terhadap SOGI.

“Bermitra dengan USAID/Proyek Kesehatan Politik dan APTN untuk mengembangkan dan menyebarkan Bagan Transgender Asia Pasifik.”

Mengembangkan masyarakat yang meyakini strategi anti stigma agar mulai tersedia di negara terpilih, ” tulis laman www.asia-pacific.undp.org */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asia Fase 2biseksualBLIA-2homoseksuallesbianlgbtLGBTIorientasi seksualSOGItransgender dan interseksUNDPUSAID
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Kunci Sukses Pemuda Versi Penulis Buku “Sabar”
Tulisan selanjutnya DPR Minta Revisi DNI Industri Perfilman Tidak Tergesa-gesa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?