Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peningkatan Jumlah Anak yang Dipaksa jadi Buruh di Libanon

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 April 2016 09:54 9:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 April 2016 09:54
Bagikan
Seorang anak Suriah meminta di sebuah jalan di Kota Jdeideh utara timur ibukota Lebanon Beirut, 12 Januari, 2016
Bagikan

Hidayatullah.com–Para ahli perbudakan memperingatkan pada hari Selasa (12/04/2016) bahwa kerja paksa di antara pengungsi Suriah, terutama anak-anak, meningkat di Libanon (Lebanon).

Sebuah laporan baru yang dikeluarkan oleh Freedom Fund, sebuah gerakan inisiatif internasional untuk melawan perbudakan, menemukan bahwa mayoritas pengungsi anak-anak yang berada di Lebanon dipaksa bekerja untuk sedikit atau tanpa mendapatkan uang.

Laporan tersebut yang berjudul Slavery and Exploitation of Syrian Refugees in Lebanon menyorot Bekaa Valley sebagai daerah perhatian khusus dalam kaitannya terhadap pekerja anak yang lazim terjadi di daerah tersebut.

“Salah satu LSM terkemuka (yang bekerja di daerah tersebut) memperkirakan bahwa antara 60 dan 70 persen anak-anak pengungsi Suriah bekerja, dengan angka pekerja anak lebih tinggi di Lembah Bekaa,” tulis laporan tersebut sebagaimana dimuat middleeasteye.net Selasa (12/04/2016).

“Ada permintaan yang kuat dari kalangan pengusaha Lebanon untuk pekerja anak dan banyak yang ditekan untuk melakukan pekerjaan terburuk untuk anak.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anak-anak di Lembah Bekaa sering ditugaskan melakukan pekerjaan pertanian dalam kondisi berbahaya.

“Saya tahu seorang gadis 12 tahun yang menyimpan mainannya ke dalam tas karena dia harus bekerja,” kata salah satu pekerja Lebanon kepada para pewawancara. “Dia tidak ingin orang-orang di kamp melihat dia bermain dengan mainannya dan berpikir dia masih muda dan tidak layak untuk bekerja.”

Menurut mereka yang diwawancarai untuk penelitian tersebut, ada permintaan yang tinggi di kalangan pengusaha Lebanon untuk anak-anak Suriah dan Palestina, karena mereka jauh lebih murah untuk dipekerjakan daripada orang dewasa – dan juga lebih patuh.

“Perbudakan dan perdagangan manusia adalah ilegal dan menjijikkan,” kata Nick Grono, CEO Freedom Fund, yang menyerukan “tindakan tegas” terhadap masalah tersebut.

“Tanpa intervensi yang signifikan dan tekad yang kuat, situasinya hanya akan memperburuk selama bagi ratusan ribu pengungsi yang berisiko terhadap eksploitasi ekstrim.”

Laporan tersebut juga menemukan pernikahan dini pada anak sangat lazim terjadi di kalangan masyarakat tersebut di mana keluarga tidak mampu untuk merawat masa depan mereka dan melihat pernikahan sebagai satu-satunya strategi yang mereka hadapi.

Beberapa keluarga sering menikahkan anak perempuan mereka dalam upaya untuk memberikan keamanan ekonomi, tapi bagi para gadis, ini bisa mengarah kepada kondisi mirip dengan perbudakan.

Menurut salah satu pengungsi yang diwawancarai untuk laporan tersebut, kerja paksa sudah menyebar yang bahkan sekarang hal itu dianggap normal.

“Dengan saudara saya, yang menjahit, majikannya akan mengambil sebagian dari gajinya dan menyimpannya. Dengan cara ini, dia harus terus bekerja untuk majikannya,” kata pengungsi yang tinggal di Beirut.

Grono menambahkan: “Kita tidak bisa lagi bilang kami tidak tahu. Eksploitasi pengungsi Suriah di Lebanon sudah menular dan saya mendorong pemerintah Libanon dan masyarakat internasional untuk menyetujui rekomendasi-rekomendasi dalam laporan tersebut.*/ Karina Chaffinch

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anak bekerjaLibanonsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minikar dan ‘Edutainment’ untuk Anak-anak (Bag 2)
Tulisan selanjutnya Istilah Pemimpin Kafir yang Jujur Lebih Baik adalah Propaganda Berbahaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?