Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Parlemen Kanada Ini Justru Hormati Ramadhan dengan Turut Berpuasa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juni 2016 16:30 4:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2016 16:30
Bagikan
Anggota parlemen dari Partai Liberal Kanada Mark Holland mengejutkan dunia ketika mengakui turut berpuasa selama sebulan saat Bulan Ramadhan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jika di Indonesia media-media nasional justru meributkan Peraturan Daerah (Perda) yang melarang warung buka di siang hari di Bulan Ramadhan, di Barat justru sebaliknya. Seorang anggota parlemen dari Partai Liberal Kanada Mark Holland mengejutkan seluruh dunia ketika mengakui turut berpuasa selama sebulan saat Bulan Ramadhan.

Pengakuan yang dibuat ketika sidang parlemen baru-baru ini sekaligus memicu rasa kagum umat Islam seluruh dunia.

Menurut Holland, dia ingin berpuasa demi merasakan pengalaman orang susah dan pada saat yang sama mendukung organisasi amal yang dikenal sebagai ‘Give 30’.

’’Untuk kali kedua, saya akan menjalani puasa Ramadhan,’’ ucap Mark Holland, anggota Majelis Rendah (House of Commons) Kanada pekan lalu sebagaimana dikutip CBCNews.

“Tahun lalu, saya berkesempatan untuk berpuasa selama bulan Ramadhan. Ini adalah sesuatu yang saya akan lakukan lagi untuk mendukung amal yang disebut nama ‘Give 30‘, yaitu dengan menggunakan uang yang seharusnya dibelanjakan untuk makan setiap hari ketika berpuasa diberikan kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Khusus untuk bersedekah, dia menyalurkan donasinya lewat Give 30. Sebenarnya, organisasi amal yang berdiri pada 2012 itulah yang kali pertama menginspirasi tokoh Partai Liberal tersebut untuk berpuasa. Dan, bersedekah.

’’Sesungguhnya, semangat Ramadhan sangat universal. Yakni, memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,’’ ujar Ziyaad Mia, pendiri Give 30. Sebagai muslim yang tinggal di Kota Toronto yang majemuk, pengacara HAM tenar tersebut ingin menularkan semangat Ramadhan itu kepada semua orang. Tidak hanya kaum muslim, tapi juga mereka yang bukan pemeluk Islam. Inilah pidatonya terkait pengalaman menghormati Ramadhan.

“Ketika saya berpuasa, itu adalah pengalaman yang luar biasa karena dapat merasa apa yang dirasakan orang susah alami ketika lapar. Tentu saja, saya merasa sangat lega ketika sudah di penghujung waktu berbuka.

“Tapi, tidak bagi sebagian anak-anak di Kanada dan di seluruh dunia yang susah. Mereka harus melalui sepanjang hari dan mencoba untuk belajar menyesuaikan diri untuk masa depan mereka tanpa bantuan makanan.

“Amal ini memberi peluang untuk kita berpikir itu dan menggunakan daya Ramadhan untuk membantu orang lain,” ujarnya.

Data pemerintah menyebutkan, setiap bulan ada sedikitnya 400.000 orang yang kelaparan di Provinsi Quebec.

’’Sebanyak 150.000 di antaranya adalah anak-anak,’’ terang Food Banks of Quebec sebagaimana dilansir CBCNews.

Quebec merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terpadat kedua di Kanada. Karena itu, Give 30 menyalurkan sebagian besar bantuannya ke Quebec.

Sejauh ini, Give 30 sudah berhasil menggalang dana sebesar USD 300.000 atau sekitar Rp 4 miliar. Itu merupakan akumulasi jumlah donasi sejak 2012. Sementara itu, khusus tahun ini, organisasi tersebut sudah mampu menghimpun dana sampai USD 17.557 (sekitar Rp 234,2 juta) selama empat hari pertama Ramadhan. Dana yang terkumpul itu lantas disalurkan ke 11 bank makanan (food bank) untuk diwujudkan dalam bentuk makanan.

Ucapan Holland tersebut turut mendapat tepuk tangan meriah dan standing ovation dari anggota parlemen yang lain.

Keterlibatan Holland dalam aksi puasa dan sedekah ala Give 30 menuai reaksi positif dari Mia. Dukungan tokoh-tokoh publik tersebut akan menjadi promosi sekaligus iklan bagi masyarakat. Biasanya, teladan baik yang diberikan tokoh-tokoh publik itu akan langsung diikuti publik. Fenomena tersebut bakal menguntungkan Give 30 yang memang membutuhkan banyak dana dalam aksinya.

Bukan hanya Mia sebagai pendiri Give 30 yang memuji Holland, tapi juga tokoh kerajaan Jordania. Kemarin, melalui akun resmi Twitter-nya, dia menuliskan dukungan langsung untuk Holland. ’’Politikus dari parlemen Kanada ikut menjalani (puasa) Ramadhan. Bravo!’’ tulis Ratu Noor al Hussein dari Jordania. Pujian senada disampaikan para pemimpin negara lain kepada Holland.

Muslim adalah komunitas agama yang paling cepat berkembang di Kanada, menurut kantor statistik negara itu, demikian menurut Statistik Kanada.

Populasi Muslim Kanada meningkat 82 persen selama dekade terakhir – dari sekitar 579.000 pada tahun 2001 menjadi lebih dari 1 juta pada tahun 2011. Muslim mewakili 3,2 persen dari total penduduk Kanada. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanadaMark HollandPeraturan DaerahPerdaPuasaRamadhanwarung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketum MUI Bandung Ajak Masyarakat Berzakat via Lembaga Tepercaya
Tulisan selanjutnya Batalkan 3143 Perda, Pemuda PUI: Jokowi Anti Demokrasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?