Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Amerika Lawan Islamofobia melalui Humor

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2016 13:41 1:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2016 13:41
Bagikan
Anggota Dewan Hubungan Islam Amerika Serikat (CAIR), membagikan paket-paket obat mainan yang dinamakan "Islamophobin," untuk mengobati Islamofobia
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Hubungan Islam Amerika Serikat (CAIR), yang biasanya serius, mencoba pendekatan humor untuk mengambil hati pendukung Partai Republik.

Langkah itu dilakukan menjelang konvensi nasional Partai Republik yang berlangsung pekan ini di Cleveland, Ohio, seperti dilaporkan Voice of America, Sabtu (22/07/2016).

Para anggota CAIR membagikan paket-paket obat mainan yang dinamakan “Islamophobin,” untuk mengobati Islamofobia.

Islamophobin, yang sebetulnya hanyalah permen karet biasa, menjanjikan kesembuhan untuk “intoleransi buta, kefanatikan tanpa dasar, ketakutan yang tidak rasional terhadap Muslim, (dan) pencarian kambing hitam dalam tahun pemilihan Presiden AS.”

Pada hari pertama konvensi Partai Republik, Senin (18/07/2016), untuk menominasikan Donald Trump untuk pilres pada 8 November nanti, para pemimpin CAIR mendesak partai itu untuk tidak membuat para pemilih Muslim menjauh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Trump telah mengusulkan larangan sementara bagi Muslim memasuki AS. Ia menolak masuknya pengungsi dari perang Suriah, dengan mengatakan bahwa para militan mungkin ada di antara mereka.

Trump juga telah membuat klaim-klaim, yang tidak terbukti, bahwa ribuan Muslim di New Jersey secara terbuka bersorak-sorai saat serangan 11 September 2001 terjadi.

Dalam wawancara yang disiarkan di CNN, Senin, istri Trump, Melania, mengatakan bahwa suaminya: “Bukanlah seorang yang rasialis, ia tidak anti-imigran”.

Melani juga menambahkan,  Trump “ingin membuat AS aman.”

Direktur Eksekutif CAIR Nihad Awad mendesak Partai Republik untuk merangkul para pemilih Muslim, dengan mengatakan mereka bisa menjadi faktor penting di negara-negara bagian dengan massa mengambang (swing states) yang menentukan dalam pilpres.

“Terlalu sering dalam kampanye kali ini, kandidat-kandidat calon presiden Republik mengikuti keinginan para pemimpin Islamofobia dan para pendukungnya, dengan usul-usul seperti patroli di daerah-daerah Muslim, pengawasan dan penutupan masjid, dan mempertanyakan secara terbuka apakah Muslim bisa menjadi presiden,” ujar Awad.

Sebagai resep pengobatan, Awad menawarkan Islamophobin, konsep yang dipinjamnya dari komunitas Muslim di Swedia yang menciptakan produk serupa.

CAIR menjual paket berisi 12 ‘obat’ tanpa gula seharga 1,99 dollar AS di amazon.com.

Paket itu bertuliskan: “Makan dua dan berbicara dengan seorang Muslim setiap pagi.”

Namun ada peringatan dalam paket tersebut. “Mereka yang sudah meyakini keberagaman agama, toleransi dan saling pengertian tidak perlu mengkonsumsi produk ini,” menurut tulisan di paket itu.

Selain itu, “Berhenti menggunakan produk ini jika timbul perasaan hangat terhadap Muslim, imigran atau pengungsi.”

Tak jauh dari tempat Awad, para demonstran mencoba membayangi pidato Rose Hamid, perempuan yang diusir dari kampanye Trump di South Carolina, Januari karena protes diamnya, dengan berdiri mengenakan kerudung dan kaos bertuliskan, “Salam, saya datang dengan damai.”

Saat Hamid berbicara mengenai hidup berdampingan secara damai di sebuah podium di Public Square yang memang diperuntukkan untuk pidato, sekelompok kecil orang di belakangnya mengacung-acungkan papan, yang mencemooh.

Ketika mereka mencoba menenggelamkan suara Hamid dengan terompet, ia berbalik dan melihat mereka untuk pertama kalinya sambil berkomentar, “Oh, mereka sungguh manis.”

Polisi kemudian meringkus mereka karena berdemonstrasi tanpa izin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CAIRDewan Hubungan Islam Amerika SerikathumorislamofobiaMuslim Amerika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Mengintip’ Sarjono dan Meja Reyot di Pulau Longos
Tulisan selanjutnya Pemerintah Sediakan Anggaran 22 M Bangun Kampus Universitas Islam Internasional di Depok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?