Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menag Tinjau Gedung Asrama Hibah dari Al Azhar untuk Mahasiswa Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juli 2016 14:47 2:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juli 2016 15:30
Bagikan
Menag Lukman meninjau gedung asrama hibah Pemerintah untuk mahasiswa Indonesia di Al Azhar, Kairo
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Indonesia telah membangun empat gedung asrama mahasiswa di Al-Azhar, Kairo. Gedung berkapasitas 1.200 mahasiwa itu sudah selesai dibangun dan telah diserahkan pengelolaannya kepada Al-Azhar.

Penyerahan pengelolaan gedung itu kepada Al-Azhar dilakukan langsung oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin kepada Grand Syeikh Al Azhar Ahmad al- Thayyeb (Ahmad Tayyip). Setengah dari kapasitas gedung itu akan diperuntukan bagi mahasiswa Indonesia, sedang sisanya untuk mahasiswa Mesir dan asing lainnya. Tujuannya, mahasiswa Indonesia bisa beinteraksi dengan warga asing lainnya.

Di luar dugaan Menag, Grand Syeikh Al Azhar justru menghendaki agar seluruh gedung asrama hibah Pemerintah Indonesia diperuntukan bagi mahasiswa asal Indonesia.

“Saya tidak menduga kalau Grand Syeikh ternyata mempersilakan Pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan mahasiswa Indonesia, dengan mempertimbangkan prestasi, umur, jenis kelamin, dan kondisi lainnya,” terang Menag saat bertemu Grand Syeikh di area komplek Darrasah Al-Azhar University, Senin (25/07/2016) dikutip laman Kemenag.

“Komite bersama yang terdiri dari unsur KBRI dan Al-Azhar akan menindaklanjuti hal teknis terkait hal ini,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain hibah asrama dari Indonesia, menurut Al- Thayyeb, saat ini Al-Azhar juga tengah membangun gedung asrama mahasiswa asing yang berkapasitas 40.000 orang atas biaya Pemerintah Arab Saudi. Untuk tahap pertama, akan dibangun gedung untuk menampung 10.000 mahasiswa, yang ditargetkan akan selesai dua hingga tiga tahun ke depan.

Kepada Menag, Grand Syeikh menegaskan komitmen Al Azhar untuk mendukung dan memberikan perhatian penuh kepada mahasiswa Indonesia. Menurutnya, secara rutin Al-Azhar memantau perkembangan mahasiswa melalui pertemuan untuk mengetahui problem yang mereka hadapi. Hal ini penting, lanjut Al- Thayyeb, untuk mengantisipasi agar mahasiswa tidak direkrut oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab.

“Saya meminta Kedutaan Besar RI untuk memberikan data mahasiswa dan kondisi keuangan mereka. Dalam suasana terhimpit secara ekonomi, tidak tertutup kemungkinan mahasiswa dimanfaatkan oleh kelompok tersebut. Jangan sampai mereka merusak reputasi al-Azhar ketika kembali ke Tanah Air, karena selama di Mesir tidak belajar dengan sungguh-sungguh,” tandas Ahmad al- Thayyeb.

Menag Lukman menanggapi positif keinginan dan imbauan Grand Syeikh. Ia menyatakan Kementerian Agama sudah mengantisipasi hal itu sejak di Tanah Air. Setiap calon mahasiswa Indonesia yang akan ke Mesir harus mendapat rekomendasi Kemenag setelah mengikuti ujian kompetensi.

Selain itu, sebagai bentuk perhatian, dukungan, dan apresiasi Al-Azhar kepada Indonesia, Grand Syeikh juga berharap jika Pemerintah Indonesia membutuhkan tenaga dengan keahlian dan kompetensi tertentu, Al-Azhar siap memenuhinya.

“Al Azhar akan mempersiapkan kader, demi kebangkitan Indonesia dalam berbagai bidang,” tegasnya.

Akan hal ini, Menteri Lukman menyatakan bahwa prioritas utama ke depan adalah penyiapan kader bangsa yang mendalami bidang agama. Harapannya akan terlahir calon pemimpin bangsa yang memiliki spiritualitas yang kuat, sehingga sikap religiusitas melekat dalam setiap pengabdian di mana pun mereka berada.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Grand Syeikh Al AzharLukman Hakim SaifuddinMenagMenteri Agama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hormati Sesama Muslim, Wujudkan Pesaudaraan dan Persatuan Umat
Tulisan selanjutnya Syeikh Khalid: Jurnalis Muslim Berperan Besar Menyebarkan Kebaikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?