Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Baru Tunisia: Masalah Ekonomi dan Terorisme Jadi Prioritas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2016 07:01 7:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2016 06:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana menteri Tunisia yang baru Youssef Chahed mengatakan bahwa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memerangi terorisme adalah prioritas kerja pemerintahan persatuan pimpinannya.

Setelah melewati negosiasi selama berbulan-bulan, sementara negara menghadapi banyak masalah termasuk keamanan yang mengkhawatirkan, hari Jumat (26/8/2016) pemerintahan baru telah terbentuk di Tunisia, negara awal mula Arab Spring yang menginspirasi gerakan perlawan rakyat di berbagai negara Arab, yang kemudian memburuk menjadi konflik berdarah di Suriah, Libya, Iraq dan lainnya.

“Demokrasi adalah soal mendukung institusi dan itu tidak berkaitan dengan orang tertentu. Saya menjamin anda kesinambungan revolusi demokratis di Tunisia,” kata Chahed seperti dilansir Euronews Senin (29/8/2016).

“Namun, revolusi terancam jika kita tidak berhasil mencapai tujuan-tujuan ekonomi dan sosial, yang telah dinanti-nanti oleh rakyat selama 6 tahun,” imbuhnya.

Kabinet baru itu terbentuk sementara 3 tentara Tunisia tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam sebuah serangan atas patroli keamanan di daerah Kasserine.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok Muslim bersenjata menembaki mereka dengan senjata api dan granat berpeluncur roket setelah kendaraan yang ditumpangi menginjak ranjau, kata pihak militer.

Gangguan keamanan dari kelompok bersenjata merupakan salah satu masalah besar yang harus dihadapi Chahed yang menggantikan Habib Essid, perdana menteri Tunisia yang hanya menjabat selama 1, 5 tahun sebelum diberhentikan oleh parlemen.

Youssef Chahed dilahirkan di Tunis pada September 1975. Pria yang baru akan memasuki usia 41 tahun itu merupakan seorang lulusan pertanian yang sebelumnya bekerja sebagai peneliti dan profesor di perguruan tinggi. Chahed memasuki dunia politik melalui Nidaa Tounes, partai yang dibentuk tahun 2012 di tengah pergolakan politik antara kelompok agamis dan sekuleris di Tunisia pasca digulingkannya Zine El Abidine Ben Ali dari kursi kepresidenan oleh demonstrasi rakyat pada 2011.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Air Terkontaminasi Norovirus 32.000 Orang di Turki Berbondong ke Rumah Sakit
Tulisan selanjutnya Ketika Ade Armando Merasa Difitnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?