Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Cabut Sanksi Perdagangan Atas Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2016 06:26 6:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Oktober 2016 06:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara resmi melonggarkan sanksi perdagangan atas negara Myanmar.

Dilansir BBC Jumat (7/10/2016), Obama mengeluarkan surat perintahnya beberapa pekan sesudah bertemu dengan Aung San Suu Kyi, pemimpin de facto Myanmar alias Burma.

Negara itu dijatuhi sanksi sejak 1989 terkait dengan pelanggaran-pelanggaran HAM oleh penguasanya.

Namun, sementara banyak perusahaan yang akan menikmati tarif rendah dengan adanya keputusan itu, sejumlah sanksi masih akan tetap diberlakukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sanksi masih akan menjerat sedikitnya 100 perusahaan dan individu yang memiliki kaitan dengan junta militer penguasa di Myanmar sebelumnya. Demikian pula yang berkaitan dengan perdagangan batu mulia jade (giok) dan rubi.

Myanmar diperintah oleh junta militer dari tahun 11962 hingga 2011.

Suu Kyi, tokoh oposisi terbesar yang ditempatkan dalam tahanan rumah selama 15 tahun, memimpin partainya Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memenangi pemilu November 2015. Pemilu itu merupakan yang pertama dilakukan secara terbuka di Myanmar sejak militer tidak lagi berkuasa. Meskipun partainya memenangi pemilu, Suu Kyi masih terlarang menjadi pemimpin negara itu, sehingga dibuatlah jabatan khusus “penasihat negara” yang dianggap setara dengan jabatan dan fungsi perdana menteri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Wanita Assad Protes Atas Tindakan Kekerasan Seksual
Tulisan selanjutnya GIB: 3 Sila Pancasila Telah Dilanggar Ahok karena Ucapannya Soal Al-Maidah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Berita
20 Oktober 2026 21:55
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?