Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fitnah Sekuriti Muslim, Eagles of Death Metal Dilarang Masuk Konser Sting di Bataclan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 November 2016 08:46 8:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2016 08:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Anggota kelompok band Eagles of Death Metal, grup musik yang beraksi di panggung ketika sejumlah orang bersenjata menyerang gedung konser Bataclan di Paris pada November 2015, dilarang masuk ke tempat itu hari Sabtu malam (12/11/2016) menyusul pernyataan kontroversial dari vokalis utamanya.

“Mereka datang, saya usir mereka. Ada hal-hal yang tidak bisa Anda maafkan,” kata Jules Frutos, salah seorang direktur Bataclan, kepada AFP saat penyanyi Sting menutup konser perdana di Bataclan sejak insiden berdarah tahun lalu.

Sembilan puluh orang tewas oleh kelompok bersenjata, yang diklaim ISIS, di Bataclan ketika band asal California Eagles of Death Metal manggung tahun lalu.

Vokalis utama Eagles Jesse Hughes -satu dari dua anggota band yang ditolak masuk ke konser Sting itu- awal tahun ini menimbulkan kehebohan di Prancis dengan mengatakan bahwa staf Muslim yang bekerja di Bataclan terlibat dalam serangan bersenjata dan bom bunuh diri di tempat itu pada 13 November 2015.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelum konser Sting digelar, Frutos mengaku muak mendengat ocehan “teori konspirasi” Hughes.

“Dia membuat pernyataan-pernyataan palsu luar biasa ini setiap dua bulan. Sungguh gila, menuding sekuriti kami terlibat dengan teroris … Cukup. Titik. Ini harus dihentikan,” imbuhnya seperti dilansir RFI.

Hughes adalah rocker beraliran politik sayap kanan dan pendukung presiden AS terpilih Donald Trump. Penyanyi rock itu juga membuat pernyataan tanpa bukti bahwa Muslim berpesta suka cita di luar tempat konser Bataclan ketika kelompok bersenjata melancarkan serangan mematikan di tempat itu.

Sebelum membuat klaim-klaim tersebut, Hughes pernah mengatakan kepada AFP bahwa dia ingin menjadi orang pertama yang manggung di Bataclan setelah gedung konser itu dibuka kembali.

Sejak serangan tersebut, Hughes dan bandnya sudah dua kali datang ke Paris untuk tampil bersama U2 pada bulan Desember 2015 dan beraksi di Olympia pada Februari 2016.

Hari Ahad (13/11/2016) penyanyi asal Amerika Serikat itu menghadiri peresmian plakat monumen korban serangan di Bataclan bersama Presiden Prancis Francois Hollande dan Walikota Paris Anne Hidalgo.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahli Pangan: Makanlah sebelum Lapar, Berhentilah sebelum Kenyang
Tulisan selanjutnya Tagar #5HariLagi Janji Wapres Tetapkan Status Ahok Trending Topic

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?