Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aksi Dukung Etnis Rohingya Dihentikan Polisi Bangladesh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Desember 2016 10:53 10:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Desember 2016 10:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi Bangladesh menghentikan ribuan pengunjuk rasa di ibu kota Dhaka yang ingin menuju ke perbatasan Myanmar untuk memprotes perlakukan atas umat Islam Rohingya.

Kepala kepolisian setempat mengatakan sekitar 6.000 pengunjuk rasa dari satu partai politik Islam merencanakan pawai ke perbatasan sambil memekik kecaman atas pimpinan Myanmar, Aung San Suu Kyi.

Para pendukung Partai Andolan sudah berkumpul di depan Masjid Baitul Mukaram namun rencana pawainya dihentikan polisi dengan alasan akan mengganggu keamanan umum.

Militer Myanmar menggelar operasi di Rakhine, negara bagian tempat tinggal warga Rohingya, setelah serangan ke beberapa pos polisi di Maungdaw, yang menewaskan sembilan orang.

Serangan Oktober tersebut, menurut pemerintah, dilakukan oleh kelompok etnis Rohingya dan militer Myanmar belakangan dituduh menjatuhkan hukuman kolektif atas warga Rohingya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lembaga HAM Miliki Bukti Pembumihangusan Desa Warga Rohingya

Polisi memperkirakan sekitar 6.000 pengunjuk rasa ingin menuju perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Sejak operasi militer tersebut diperkirakan sekitar 27.000 umat Islam Rohingya dan sejumlah rumah mereka dibumihanguskan.

Perlakuan pemerintah Myanmar atas umat Rohingya memicu unjuk rasa di beberapa negara, antara lain di Indonesia, Malaysia, dan Bangladesh.

Dalam aksi di Dhaka, Ahad (18/12/2016), pejabat Partai Andolan mengecam tindakan polisi saat menghentikan aksi mereka.

“Polisi menghentikan kegiatan kami dan secara sembarangan menangkap banyak orang. Kami mengecam tindakan dari pihak berwenang,” kata juru bicara partai, Atiqur Rahman, kepada kantor berita AFP, Ahad (18/12/2016).

Aung San Suu Kyi Menang Mutlak, Banyak yang Ragu Membela Muslim Rohingya

Dalam dua bulan belakangan, aparat keamanan Bangladesh meningkatkan patroli dan penjagaan perbatasan untuk mencegah masuknya para pengungsi Rohingya.

Namun kelompok-kelompok Islam dan partai oposisi Bangladesh menekan pemerintah agar membuka perbatasan dengan Myanmar.

Sekitar 230.000 orang Rohingya diperkirakan tinggal di Bangladesh dan sebagian besar merupakan pendatang gelap dengan hanya sekitar 32.000 orang yang terdaftar sebagai pengungsi.

Eenis Rohingya adalah warga paling menderita di dunia. Pemerintah Myanmar tidak mengakui orang Rohingya sebagai warga negara walau sudah ratusan tahun tinggal di Rakhine.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu KyiBangladeshetnis Muslim Rohingyaetnis Rohingyamyanmarperbatasan Bangladesh-Myanmarsolidaritas Muslim rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lagi, Wanita Berhijab Diserang di London
Tulisan selanjutnya Pembantaian di Aleppo, Zaitun Rasmin: HAM tak Berlaku atas Umat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?