Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

[FOTO] Para Mullah Syiah Sibuk Kirim Mesin Pembunuh, Rakyatnya Tinggal di Kuburan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Desember 2016 22:35 10:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2016 22:35
Bagikan
Investigasi memilukan yang diterbitkan oleh Harian Shahrvand berbahasa Persia: Warga Iran yang tinggal di kuburan
Bagikan

Hidayatullah.com—Akibat kemiskinan dan kepapaan, banyak warga Iran terpaksa tinggal di pemakaman di dekat jantung kota Teheran. Hal ini terungkap dalam laporan investigasi memilukan yang diterbitkan oleh Harian Shahrvand berbahasa Persia, Selasa (27/12/2016).

Hasil investigasi Harian Shahrvand yang diterjemahkan oleh situs Arabi-21 dalam Bahasa Arab ini mengungkapkan lebih dari 50 keluarga Iran tinggal di berbagai pemakaman nasional di daerah Nasirabad, sekitar satu jam dari pusat ibu kota Teheran.

Dalam foto-foto yang dipajang terlihat pemandangan aneh dan miris di mana pemakaman terlihat menjadi tempat tinggal manusia yang masih hidup dan bukan lagi tempat tinggal mayat saja, seperti biasanya.

Beberapa keluarga miskin terpaksa menjadikan pemakaman sebagai tempat tinggal mereka untuk berlindung dari cuaca yang sangat dingin pada musim dingin ini.

warga-iran-di-kuburan-ok2
Sutradara dan produser film Iran, Asghar Farhadi mengkritik keras Presiden Iran Hassan Rouhani atas temuan memilukan ini. Pengemis di kuburan Teheran

Shahrvand menambahkan bahwa dalam satu liang kubur terdapat 2-3 orang yang tinggal, bahkan terkadang bisa sampai 4 orang dari satu keluarga yang sama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Harian tersebut juga menukilkan ungkapan dari para penghuni kuburan itu bahwa mereka bahkan tidak punya kayu bakar untuk bisa menghangatkan tubuh buat mengusir dingin.

Banyak dari keluarga tuna wisma itu yang terpaksa tidur di kemah-kemah darurat di bawah terowongan-terowongan di daerah Nasirabad, tulis Shahrvand.

Para penghuni kuburan ini bekerja sebagai pengemis di siang harinya di jalanan Teheran, dan pada malam harinya mereka kembali ke pemakaman untuk melewatkan malam-malam gulita mereka.

Presiden Iran Ucapkan Selamat pada Bashar al Assad Serangan di Aleppo

Pemilik pabrik yang terletak dekat kuburan tersebut mengatakan, kemiskinan begitu mencekik di daerah tersebut. Warga sudah terbiasa melihat pemandangan-pemandangan yang memilukan yang disebabkan oleh banyaknya jumlah fakir-miskin, terlantar, dan para pengemis, dan sedikit sekali yang mau peduli kepada mereka.

Salah seorang ibu-ibu miskin yang tinggal dipemakaman itu mengeluh pilu karena mereka sering kali dilakukan tidak manusiawi dan sering dipukul.

“Kenapa mereka melempar kami dengan batu, seakan kami ini orang asing pendatang, padahal kami adalah warga sini juga yang dulu pernah makan bersama dalam satu hidangan bersama mereka, kenapa?,” ujar seorang Ibu bertanya dengan nada pilu.

Sosial media (Medsos) Iran sedang viral foto-foto penghuni kuburan tersebut, dan para aktivispun melakukan kecaman pedas kepada pemerintah Iran disebabkan derita yang menimpa penghuni pemakaman ini.

Pasca munculnya investigasi Shahrvand, sutradara dan produser film ternama Iran, Asghar Farhadi mengkritik keras Presiden Iran Hassan Rouhani.

“Di dalam buku-buku sejarah kita sering membaca bahwa para penguasa dahulu kala seringkali blusukan untuk melihat langsung kondisi rakyatnya di lapangan, mereka melakukannya dengan diam-diam dan dengan pakaian penyamaran, tanpa pengawal, tanpa ditemanin para ajudan dan para penjilat, agar dapat melihat langsung kondisi rakyatnya. Dan andai Anda sekarang tidak memungkinkan untuk memantau kondisi rakyat Iran keseluruh santreo negeri ini, tapi paling tidak Anda dapat datang ke tempat-tempat yang sangat dekat dengan Ibu Kota Teheran ini agar Anda dapat menyaksikan langsung kondisi tragis yang menimpa mereka.”

warga-iran-di-kuburan-ok3
Warga sudah terbiasa melihat pemandangan-pemandangan yang memilukan yang disebabkan oleh banyaknya jumlah fakir-miskin, terlantar

Rakyat Iran menghujat dan mengecam kebijakan ekonomi pemerintah dikarenakan kondisi ekonomi yang sangat parah, melonjakkan harga-harga dan juga kemiskinan yang menimpa sebahagian rakyatnya.

Sementara sebahagian besar anggaran belanja negara dihabiskan untuk membiayai perang di luar negeri. Seperti mengirim pasukan perang di Suriah untuk mendukung rezim keji Bashar Al-Asaad, mendukung Syiah al Houthi (Syiah Hutsi di Yaman), milisi teroris  Hizbullah di Lebanon yang Syiah, juga ‘mengirim predator-predator’ sebagai milisi pembunuh berdarah dingin di Iraq untuk mendukung rezim Syiah yang sedang berkuasa di Baghdad setelah jatuhnya Saddam Husein.*/Syafruddin Ramly

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:irankemiskinan irankuburanmilisi SYiahpengemis Iransyiahteheratinggal di kuburan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10 Anak dan 22 Warga Spil Tewas dalam Serangan Udara di Deir Ezzor
Tulisan selanjutnya KNRP: Poin-poin Draf Revisi UU Penyiaran ini Abaikan Kepentingan Publik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?