Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Myanmar Sesali Inisiatif Malaysia adakan Sidang OKI Bahas Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Januari 2017 11:30 11:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Januari 2017 13:00
Bagikan
PM Malaysia Najib Tun Razak membuka pertemuan negara-negara anggota OKI mendesak Myanmar menghentikan serangan atas etnis minoritas Islam Rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Myanmar menggambarkan kekecewaannya atas inisiatif Malaysia mengadakan Sidang Luar Biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Kuala Lumpur membahas masalah Rohingya hari Kamis (19/01/2017), sebagai sesuatu yang “disesali”.

Pemerintah Myanmar kecewa Malaysia bersama Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ikun menekan negara itu terkait krisis kemanusiaan dan kekerasan terhadap etnis Rohingya.

Myanmar juga menuduh pemerintah Malaysia telah mengeksploitasi krisis berkenaan yang diduga untuk mempromosikan agenda politik tertentu dan mengabaikan upaya pemerintah Myanmar menangani hal tersebut. “Mereka mengkritik kami tanpa ragu-ragu berdasarkan laporan dari tempat yang berbeda, temasuk berita dari sumber yang tidak dapat diandalkan, tanpa membahas masalah ini seperti tetangga yang baik. Kami sangat menyesal tentang hal ini,” kata Wakil Direktur Kemlu Myanmar Aye Aye Soe dikutip Asian Correspondent, Sabtu (21/1/2017).

Hari Kamis (19/01/2017) Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak membuka pertemuan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk  mendesak Myanmar menghentikan serangan atas etnis minoritas Islam Rohingya di Rakhine.

Sekjen OKI Puji Peran Malaysia dalam Kasus Rohingya

Dalam  pertemuan khusus para Menteri Luar Negeri OKI di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia ini  Najib  menyerukan Myanmar agar menghentikan semua diskriminasi dan serangan terhadap masyarakat Muslim Rohingya, dan mendesak dunia Islam untuk bertindak untuk mengakhiri “tragedi kemanusiaan” ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Adalah disesali bahwa Malaysia, sebuah negara anggota ASEAN, mengabaikan norma dasar asosiasi ini, menganggap ia sesuai untuk memanggil dan mengadakan Sidang Luar Biasa OKI untuk membahas isu Rakhine Myanmar,” menurut Departemen Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

“Myanmar mengerti bahwa keprihatinan Malaysia timbul dari laporan-laporan berita tidak berdasar yang menggambarkan situasi-situasi hak asasi manusia tanpa analisis yang berfakta. Adalah lebih disesali isu rumit dan sensitif ini dieksploitasi agar sesuai dengan agenda politik tertentu,” menurutnya dikuti Media Corp Singapura.

Ia menambahkan bahwa tindakan Malaysia itu juga sama dengan tindakan mengabaikan langsung upaya-upaya nyata yang dilakukan pemerintah Myanmar untuk menguraikan isu itu.

“Tak ada yang lebih prihatin akan keamanan, keselamatan dan stabilitas Provinsi Rakhine dibandingkan pemerintah dan rakyat Myanmar.

PBB Segera Lakukan Penyeledikian Kekerasan Aparat Myanmar terhadap Etnis Muslim Rohingya

“Justru, Pemerintah benar-benar berkomitmen untuk menguraikan masalah ini. Pemerintah sudah melakukan banyak mekanisme untuk secara komprehensif menguraikan masalah ini – seperti Komite Pusat tentang Pelaksanaan Perdamaian, Stabilitas dan Pembangunan Provinsi Rakhine, dengan empat komite kerja yang fokus terhadap semua bidang yang relevan, termasuk proses verifikasi kewarganegaraan.

“Ini disusul dengan pembentukan Komite Penasehat Rakhine yang dipimpin Kofi Annan, untuk memberikan perspektif internasional yang seimbang, diyakini dan adil tentang elaborasi isu Rakhine. Komisi Penyelidikan juga didirikan untuk segera menyelidiki penyebab insiden-insiden baru-baru ini,” menurut pernyataan itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis Muslim RohingyaMalaysiamyanmarOKIOrganisasi Kerjasama IslamRohingyaSidang Luar Biasa Organisasi Konferensi IslamSidang OKI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masyarakat Islam Florida Buka Klinik Gratis bagi Masyarakat Miskin
Tulisan selanjutnya Rokok Elektronik Meledak di Mulut, Pria Ini Kehilangan 7 Gigi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?