Hidayatullah.com—Peritel terkemuka Debenhams menjadi department store besar di Inggris pertama yang menjual perlengkapan berhijab.
Peritel bergengsi yang biasa menjual barang-barang bermerk internasional itu akan mulai menjual produk hijab, kerudung dan abaya, dari merk Aab di toko-tokonya mulai bulan Mei, lapor RT hari Senin (13/2/2017).
Perlengkapan hijab merk Aab itu akan muncul pertama di toko pusat Debenhams di London, kemudian segera menyusul di Bullring Mall di Birmingham, Trafford Centre di Manchester dan Highcross Shopping Centre di Leicester.
“Kami memulai Aab satu dekade lalu sebagai label yang meredefinisi fesyen sopan dan yang menyediakan kebutuhan pakaian modern sehari-hari,” kata pendirinya Nazmin Alim
“Kemitraan dengan Debenhams membuka sejumlah kesempatan sangat menarik bagi kami,” imbuhnya.
Langkah Debenhams menjual hijab itu muncul seiring dengan upayanya membuka cabang di sejumlah negara mayoritas Muslim seperti Arab Saudi dan Indonesia, serta Iran.
“Menambahkan cakupan fesyen berkualitas tinggi dalam campuran produk kami memungkinkan kami menawarkan koleksi-koleksi yang sangat relevan bagi pasar internasional maupun pelanggan domestik kami,” kata Jeanette Whithear, direktur perdagangan internasional Debenhams.
Namun, tidak semua orang senang dengan langkah perusahaan ritel itu.
“Debenhams kamu tercela, hijab adalah simbol penindasan. Saya sekarang memboikot tokomu, dan akan mengajukan petisi #pengkhianat,” kicau seorang pengguna Twitter Mart31.
Sebagian lain menilai langkah itu sebagai anti-feminisme.
Peritel-peritel terkemuka di Inggris seperti Marks & Spencer dan John Lewis sudah lebih dulu menjual produk pakaian renang Muslimah, burkini. Debenhams diyakini menjadi peritel besar Inggris pertama yang menjual produk hijab lengkap beserta pernak-pernik lainnya yang dibutuhkan wanita Muslim.*