Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Anti-Muslim di AS Meningkat Tiga Kali Lipat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Februari 2017 08:55 8:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Februari 2017 08:55
Bagikan
Terry Jones (kiri) anti-Muslim yang membakar Alquran di Florida pada tahun 2011. (FT/motherjones)
Bagikan

Hidayatullah.com–Laporan terbaru Southern Poverty Law Center (SPLC) mengatakan, jumlah kelompok sentimen anti-Muslim Amerika Serikat (AS) naik tiga kali lipat pada 2016.

Organisasi non-profit yang melacak keberadaan kelompok seperti ini mengatakan, peningkatan ini juga disebabkan karena keberadaaan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS).

Menurut data SPLC, ada 34 kelompok sentimen anti Muslim di AS pada 2015 kemudian meningkat menjadi 101 kelompok di tahun 2016. Angka tersebut naik 197 persen dari tahun sebelumnya.

Baca: Kelompok Anti Islam Australia Protes Masjid, Lakukan Adegan Sembelih Boneka

Laporan juga menunjukkan jumlah kelompok kebencian keseluruhan juga meningkat menjadi 917 tahun lalu dari 892 tahun sebelumnya, kata laporan itu. Kelompok kebencian ini masih aktif di AS, dari Ku Klux Klan sampai organisasi Neo-Nazi. Angka itu 3 persen lebih tinggi dari 2015, menurut SPLC, namun masih lebih rendah dari 2011 dengan 1.081 kelompok kebencian.

“Kebencian anti-Muslim telah berkembang pesat selama lebih dari dua tahun. Hal ini didorong oleh serangan Islam radikal termasuk penyerangan pada klub malam di Orlando. Propaganda yang tidak ada henti-hentinya dan ditambah lagi retorika Donald Trump serta banyak lagi,”  ujar perwakilan SPLC, Mark Potok seperti dilansir huffingtonpost.com, Rabu, (15/2/2017).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Di Australia, Geert Wilders akan Kampanye Anti Islam

SPLC juga mengatakan beberapa pejabat senior Gedung Putih seperti Steve Bannon, Steven Miller, dan Kellyanne Conway bahkan termasuk  pemegang teguh “ideologi anti-Muslim“.

“Kepergian Michael Flynn tampaknya tidak akan mengurangi serangan gencar yang diarahkan kepada Muslim Amerika,” tambah Potok, merujuk pada mantan penasihat keamanan nasional AS yang mengundurkan diri beberapa hari lalu. Flynn pernah membuat sejumlah pernyataan anti-Islam, termasuk mengatakan di Twitter bahwa “rasa takut terhadap Muslim rasional.”

Baca:  Selamat Datang Presiden Anti Islam!

Mark Potok, Direktur Intelligence Project for the Southern Poverty Law Center, kelompok ini,  menganggap Islam sebagai ideologi politik yang jahat dan bukan merupakan agama. Hal itu terkait banyaknya sanksi kekerasan yang sering diberikan. Kelompok Anti Muslim juga percaya bahwa umat Islam mencoba untuk mengganti hukum di Amerika dan Eropa dengan hukum syariah.

Pengaruh kelompok kebencian Anti Muslim ini tampak jelas selama kampanye Trump.  Ditambah lagi adanya kebijakan eksekutif Trump yang melarang Muslim dari negara mayoritas Muslim setelah ia resmi menjabat sebagai Presiden AS.

Dalam politik nasional, menurut Mark Potok, kelompok-kelompok Anti-Muslim ini memperoleh dana dari organisasi radikal yang ada. Mereka menerima jutaan dolar untuk  pendanaan dalam beberapa tahun terakhir agar dapat menjajakan ketakutan dan informasi yang salah tentang Islam dan Muslim.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslamAnti Syariahanti-MuslimAti Muslim MeningkatDonald Trumpislamophobiaislamophobia di AmerikaKu Klux KlanMark PotokMichael FlynnNeo-Nazisentimen anti MuslimSouthern Poverty Law Center
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Jadi Peserta Kehormatan di Pameran Pariwisata Internasional di Jeddah
Tulisan selanjutnya Pelajar Yogjakarta Kritisi Kemerosotan Moral Remaja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?