Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wali Kota London: Inggris Tak Seharusnya Gelar Karpet Merah pada Trump

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2017 17:35 5:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2017 17:35
Bagikan
Wali Kota London Sadiq Khan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tidak seharusnya diperbolehkan melakukan kunjungan resmi ke Inggris menindaklanjuti kebijakan imigrasinya yang “kejam dan memalukan”, demikian kata Wali Kota London, Sadiq Khan kemarin.

Larangan perjalanan sementara Trump pada tujuh negara berpenduduk mayoritas Islam dan pembatalan program penerimaan pengungsi AS menjadi alasan kuat untuk tidak menyajikan ‘karpet merah’ kepada Trump, kata Sadiq kepada saluran berita ITV News.

Dia membuat pernyataan itu sehari sebelum parlemen Inggris membahas petisi yang ditandatangani oleh 2 juta orang, meminta agar kunjungan Trump dibatalkan.

Menurut petisi itu, Trump harus diizinkan memasuki Inggris sebagai kepala pemerintah AS, namun tidak perlu diundang untuk tur negara yang melibatkan pertemuan dengan Ratu Elizabeth II karena “ia akan memalukan baginda”.

Baca:  Sadiq Khan Terpilih Jadi Wali Kota Muslim Pertama di London

Pemerintah Inggris yang perlu memperdebatkan mana-mana petisi berisi lebih dari 10.000 tanda tangan telah menolak permintaan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sadiq yang merupakan seorang Muslim sering mengecam Trump berhubung retoriknya tentang Islam dan kaum minoritas lainnya.

“Saya pikir larangan terhadap penduduk dari tujuh negara Islam dan tindakan mengakhiri program pengungsi adalah kejam dan memalukan. Atas faktor ini, kita tidak harus menggelar karpet merah, “katanya.

Tanggal kunjungan pertama Trump ke Inggris sebagai Presiden AS namun masih belum diputuskan.

Baca:  Wali Kota London Kritik Pelarangan Burkini di Prancis

Sebelumnya, larangan masuk bagi warga tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim yang dikeluarkan Presiden AS Donald Trump telah membuat negara-negara Eropa memberi respon negatif.

Larangan itu menjadi dilema besar bagi negara-negara Eropa, yang di satu sisi terdesak dengan perkembangan pesat jumlah warga Muslim, sementara di sisi lain ada peningkatan sentimen nasionalis dari kelompok yang menentang imigrasi warga Muslim.

Wali Kota London Sadiq Khan bahkan mengatakan, “Pesan saya sebagai wali kota London jelas dan tegas. Saya kira larangan itu kejam dan memalukan, dan perdana menteri kita seharusnya mengutuk hal itu,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald Trumpinggriskebijakan imigrasi Amerikakunjungan Donald Trump ke InggrisPresiden Amerika Serikatsadiq khanWali Kota London
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Klarifikasi Pengelola Istiqlal soal Kabar Penutupan Masjid di Malam Aksi
Tulisan selanjutnya The Preparedness Check [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?