Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ancaman Bom terhadap Pusat Komunitas Yahudi AS Dinilai Hoax

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Februari 2017 11:06 11:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Februari 2017 11:05
Bagikan
Sebuah komunitas Yahudi di Amerika Serikat
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan pusat komunitas Yahudi di seluruh negara bagian Amerika Serikat (AS) menerima ancaman bom sejak Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menjabat sebagai presiden.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Yahudi Amerika Utara, ancaman itu diterima di 11 daerah terpisah di 27 buah negeri serta satu buah provinsi di Kanada.

Ancaman bom itu menyebabkan semua penghuni pusat komunitas Yahudi terpaksa dipindahkan.

Baca: Trump di AIPAC: Pengkhianatan Yahudi terhadap Amerika

“Kebencian dan kekerasan bermotif rasa benci apapun tidak memiliki tempat di negara yang didirikan berdasarkan janji kebebasan individu. Sikap presiden sangat jelas bahwa tindakan ini tidak bisa diterima,” ujar Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Lindsay Walters dikutip NBC News.

“Presiden telah membuat sangat jelas bahwa tindakan ini tidak dapat diterima,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ancaman serangan bom tersebut merupakan yang terbanyak sejak Donald Trump menjadi Presiden AS pada 20 Januari 2017, sebagaimana dilaporkan Agence France-Presse, Selasa (21/2/2017).

Kabar ini membuat  putri Trump, Ivanka, yang juga penganut Yahudi, ikut mengutuk.  Melalui akun twitter, ia menyinggung fakta bahwa target adalah Yahudi.

Baca: Polling: Separuh Yahudi Amerika Dukung Pengusiran Warga Palestina

“Amerika adalah sebuah bangsa yang dibangun di atas prinsip toleransi beragama,” katanya. “Kita harus melindungi rumah-rumah ibadah kami & pusat agama,” demikian ciutannya dengan hashtag “#JCC“.

Namun Asosiasi Komunitas Yahudi Amerika Utara memperingatkan, ancaman bom pada Senin itu ternyata hanya kabar bohong (hoax) untuk menakut-nakuti komunitas Yahudi.

Meski demikian, FBI dan Divisi Hak Sipil Departemen Kehakiman Federal menyatakan akan menyelidiki adanya ancaman bom lewat telepon tersebut.

Namun, semua ancaman tersebut hanyalah palsu dan pusat-pusat komunitas yang ditargetkan telah memulai operasi kembali.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ancaman BomAsosiasi Komunitas Yahudi Amerika Utaraberita palsuhoaxJCCkabar bohongLindsay WaltersPresiden Donald TrumpPusat Komunitas Yahudi ASWakil Sekretaris Pers Gedung Putih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Biksu Cedera Saat Bentrok dengan Polisi Bangkok terkait Kasus Korupsi
Tulisan selanjutnya Cederai Demokrasi, Polisi Didesak Serius Memproses Hukum Kasus Iwan Bopeng

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?