Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah Didepak dari Kursi Presiden Korsel, Park Geun-hye Ditahan Sebagai Koruptor

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2017 09:19 9:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2017 09:19
Bagikan
Bekas Presiden Korea Selatan Park Geun-hye dibawa ke tahanan oleh petrugas Jumat dini hari (31/3/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com—Park Geun-hye, yang belum lama ini dimakzulkan dari jabatannya sebagai presiden Korea Selatan, ditangkap dan dibawa ke rumah tahanan pada hari Jumat (31/3/2017) dini hari waktu setempat dengan tuduhan korupsi.

“Seperti diketahui ada alasan dan perlunya penangkapan (Park) ini sebagaimana dakwaan kuncinya sudah dijelaskan dan ada resiko barang-barang bukti akan dimusnahkan,” kata Pengadilan Distrik Pusat Seoul dalam pernyataannya seperti dikutip Korea Herald.

Menyusul keputusan penangkapan itu, petugas dari kejaksaan membawa Park ke fasilitan detensi di Uiwang, Provinsi Gyeonggi, di mana teman karibnya Choi Soon-sil dan orang-orang lain yang terlibat dalam skandal korupsi itu ditahan.

Surat perintah penangkapan dibuat setelah pengadilan pada hari Kamis (30/3/2017) menggelar sidang selama 8 jam 40 menit guna mengkaji legalitas penangkapan presiden wanita pertama Korea Selatan tersebut. Itu adalah sidang sejenis terlama yang pernah digelar di Korsel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berdasarkan surat perintah penangkapan, pihak kejaksaan berwenang menahan Park selama 20 hari.

Kejaksaan meminta pengadilan pada hari Senin lalu agar dibuatkan surat perintah penangkapan terhadap Park dengan 13 dakwaan. Alasan penangkapan adalah beratnya dakwaan yang dikenakan terhadap wanita itu dan kemungkinan dia akan menghilangkan barang-barang bukti, serta fakta bahwa tersangka lain yang terlibat dalam skandal tersebut sudah ditahan.

Teman karib sekaligus orang kepercayaan Park, Choi Soon-sil, yang menjadi pusat dari skandal korupsi ini sudah menjalani persidangan untuk kasus permintaan paksa sumbangan dari perusahaan-perusahaan lokal. Sejumlah bekas pembantu kepresidenan Park Geun-hye, beberapa bekas menteri dan pewaris dan pemimpin Samsung Group Lee Jae-yong juga sudah ditahan dan sedang menjalani proses persidangan.

Park dituduh mengeruk dana sebesar 77,4 miliar won dari perusahaan-perusahaan lokal, termasuk Samsung Group, untuk yayasan Mir dan K-Sports yang dikelola oleh Choi Soon-sil, dengan imbalan keuntungan politis dari pemerintah.

Sebuah tim independen, yang mengakhiri tugas penyelidikannya selama 70 hari pada 28 Februari, menyimpulkan bahwa sebagian dari donasi yang diberikan Samsung merupakan uang suap agar perusahaan raksasa itu mendapatkan keuntungan politis dari pemerintahan Presiden Park Geun-hye.

Samsung dituduh memberikan uang suap itu, berupa dana total 43,3 miliar won kepada Choi untuk yayasan dan bisnisnya, dengan imbalan pemerintahan Park akan memberikan restu atas merger dua perusahaan afiliasi Samsung pada 2015. Merger itu dipandang sebagai langkah penting guna memuluskan peralihan manajemen dari Lee Kun-hee kepada putra tunggalnya Lee Jae-yong.

Jika terbukti bersalah dalam kasus suap itu, yang merupakan dakwaan dengan hukuman terberat yang harus dihadapi Park, dia bisa dihukum seumur hidup atau penjara sedikitnya 10 tahun.

Dakwaan lain yang dikenai atas Park termasuk memperbolehkan Choi -yang tidak memiliki jabatan apapun dalam pemerintahan- ikut mencampuri urusan negara, membocorkan rahasia negara kepada temannya itu dan melakukan diskriminasi terhadap para seniman yang memiliki pandangan liberal.

Park membantah semua tuduhan atas dirinya. Politisi wanita itu mengatakan perusahaan-perusahaan secara sukarela memberikan sumbangan uang dan mengklaim sama sekali tidak mengetahui perihal aktivitas ilegal yang dilakukan Choi dan staf-staf kepresidenannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terima Pengurus Hidayatullah di Kairo, Atase KBRI Dukung Mahasiswa Berorganisasi
Tulisan selanjutnya Pemerintahan Jokowi Diharapkan tidak Menjadi Titik Mundur Penegakan Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?