Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dikira Militan, Menteri Termuda Somalia Ditembak Mati Aparat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Mei 2017 10:01 10:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2017 10:00
Bagikan
Jenazah Abbas Siraji (inzet), menteri termuda Somalia, dishalati.
Bagikan

Hidayatullah.com—Aparat keamanan Somalia menembak mati Abbas Abdullahi Sheikh Siraji, menteri termuda di negara Afrika itu, setelah mengiranya sebagai militan Islam.

Abbas ditembak mati di dalam kendaraannya di dekat istana kepresidenan di ibukota Mogadishu Rabu malam (3/5/2017), setelah aparat menyangka menteri berusia 31 tahun itu sebagai militan Islam, kata para pejabat Somalia seperti dilansir BBC.

Abbas, yang menjabat menteri pekerjaan umum dan rekonstruksi, ditembak oleh para pengawal dari Nur Jimela Farah, kepala Kantor Auditor Somalia.

Sepertinya petugas pengawal Farah menduga Abbas, yang menyetir kendaraannya sendiri di belakang kendaraan pengawalnya, sebagai seorang militan yang akan menyerang pejabat pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jarang sekali seorang menteri di Somalia mengemudikan mobilnya sendiri, sebab banyak pejabat pemerintah, orang kaya dan orang asing yang mengemudikan kendaraan di Mogadishu menjadi target serangan kelompok bersenjata Al-Shabab.

Mohamed Hassan, seorang pejabat senior keamanan Somalia, kepada kantor berita Jerman mengatakan bahwa para pengawal Abbas juga keliru mengira Farah, yang menumpang sebuah kendaraan anti peluru, sebagai ancaman. Akhirnya, terjadilah baku tembak antar kelompok pengawal kedua pejabat tinggi Somalia itu.

Menurut Hassan, beberapa pengawal Abbas terluka dalam insiden tersebut. Sementara seorang menteri lain yang berada di dalam mobil bersama Abbas selamat. Farah sendiri selamat dalam kejadian itu tanpa terluka, lapor Aljazeera.

“Apa yang terjadi adalah baku tembak yang melibatkan prajurit yang saling curiga, dan akibatnya sangat buruk, seorang saudara kita terbunuh,” kata Farah menanggapi kejadian malang tersebut.

Abbas Siraji, seorang bekas pekerja kemanusiaan, dilahirkan di Somalia tetapi dibesarkan di kamp pengungsian Dadaab di Kenya. Dia terpilih sebagai anggota parlemen tahun 2016 dan pada Februari 2017 diangkat menjadi menteri. Kisah hidupnya dipandang sebagai inspirasi banyak orang di negara yang puluhan tahun mengalami konflik dan kelaparan itu.

Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed alias Farmajo, menyingkat kunjungannya ke Ethiopia menyusul kabar buruk perihal Abbas Siraji. Saat pemakaman, Farmajo menyebut peristiwa itu sebagai “tragedi.”

Lewat Twitter, Farmajo mengatakan bahwa dia akan memastikan para pelakunya mempertanggungjawabkan kejadian tersebut.

Dia juga menyebut Abbas Siraji sebagai “orang muda yang cerdas dan patriotik.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kawal Kasus Ahok, Komando 1912/KOKAM Siap Ikut Aksi 55
Tulisan selanjutnya Malaysia Tangkap 2 Warga Turki Terkait ISIL, Bukan Gulenis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?