Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bom Peninggalan PD II Dijinakkan, 60.000 Warga Frankfurt Bisa Kembali ke Rumah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 September 2017 09:08 9:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 September 2017 09:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para ahli berhasil menjinakkan sebuah bom peninggalan Perang Dunia II di kota Frankfurt, Jerman. Lebih dari 60.000 orang yang sebelumnya dievakuasi sudah dapat kembali pulang ke rumah.

Hari Ahad petang (3/9/2017), Kepolisian Frankfurt mengumumkan bahwa bom tersebut sudah berhasil dijinakkan, lapor Deutsche Welle.

Pejalan kaki, pengendara sepeda dan transportasi umum termasuk orang pertama yang diperbolehkan melintas di sekitar lokasi bom, setelah sebelumnya mobil ambulan bergerak mendahului mereka. Beberapa jam kemudian, warga Frankfurt yang dievakuasi ke tempat-tempat aman berangsur dipersilahkan kembali ke rumah.

Hari Ahad, sebelum tenaga-tenaga ahli memulai tugas menjinakkan bom, di lokasi konstruksi di mana bom tersebut ditemukan awal pekan kemarin, ribuan penduduk Frankfurt dipaksa mengungsi meninggalkan daerah itu.

Pihak berwenang menyuruh pergi lebih dari 60.000 orang dari daerah radius 1,5 kilometer di distrik Westend. Mereka memperingatkan bahwa bom berukuran 1,8 metrik ton itu dapat meluluh-lantakkan semua bangunan di sekitarnya jika meledak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasien rumah sakit dan orang-orang jompo termasuk yang dipindah ke tempat aman dalam evakuasi terbesar dalam sejarah Jerman sejak 1945 tersebut.

Bom raksasa itu, yang juga dikenal dengan sebutan Blockbuster, merupakan satu dari ribuan bom yang dijatuhkan di wilayah Jerman oleh Royal Air Force (Angkatan Udara Kerajaan Inggris) di masa-masa akhir Perang Dunia II, untuk melumpuhkan pasukan Nazi dan melemahkan semangat rakyat Jerman.

Desember tahun 2016, sebuah bom Blockbuster ditemukan di Augsburg. Ketika itu, tidak kurang dari 54.000 orang diminta meninggalkan rumah-rumah mereka saat perayaan Natal, sementara petugas bekerja keras untuk melumpuhkannya.

Sebelum penjinakan bom di Frankfurt, pada hari Sabtu (2/9/2017) sekitar 20.000 perduduk Koblenz dievakuasi agar para ahli dapat mematikan bom Amerika Serikat seberat setengah ton.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memahami Esensi Syariat Qurban
Tulisan selanjutnya Dunia Diam Atas Kekerasan di Myanmar adalah ‘Gambaran Memalukan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?