Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mossad Berperan dalam Referendum Kemerdekaan Kurdi, kata Erdogan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2017 15:37 3:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2017 15:37
Bagikan
Pendukung referendum mengibarkan bendera bendera Israel dan Kurdi Iraq untuk menunjukkan dukungan mereka di Erbil, Iraq, 22 September 2017
Bagikan

Hidayatullah.com–Badan intelejen Israel, Mossad, mempunyai peran dalam referendum kemerdekaan Kurdistan Iraq, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengklaim pada Sabtu lapor The New Arab pada Sabtu 30 September 2017.

Pemimpin Turki itu mengatakan bahwa peran Israel dibuktikan dengan dikibarkannya bendera-bendera Israel selama perayaan hasil referendum.

“Ini menunjukkan satu hal, bahwa pemerintahan (di Iraq utara) memiliki sejarah dengan Mossad, mereka saling bahu membahu,” Erdogan mengatakan dalam sebuah pidato televisi di Erzurum, Turki utara.

Turki sangat menentang referendum tersebut, dan telah menjatuhkan sanksi-sanksi pada Kurdistan-Iraq terkait pemungutan suara itu.

Baca: Israel Dukung Negara Kurdi Merdeka di Iraq 

Ankara juga sejauh ini telah menghentikan penerbangan menuju wilayah di Iraq itu, menutup perbatasannya dengan Kurdistan-Iraq dan menghentikan transit minyak dari wilayah utara Iraq ke pelabuhan Ceyhan di Turki selatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penentangan kerasnya terhadap referendum dipandang mencerminkan kecemasan mengenai jumlah populasi Kurdi Turki yang cukup besar.

Negara tetangga, Iran, juga menentang referendum dan mengumumkan pada Sabtu bahwa negara tersebut akan melakukan latihan militer gabungan dengan Iraq di sepanjang perbatasan Iraq-Iran.

Sebelumnya, menjelang referendum, Israel muncul sebagai satu-satunya pihak yang mendukung referendum kontroversial itu, yang hanya makin memperkeras perlawanan Iran dan Turki.

“Apakah anda sadar apa yang sedang anda lakukan?” merujuk pada para pemimpin Kurdi-Iraq, Erdogan kemudian melanjutkan. “Hanya Israel yang mendukung anda”.

Baca:  Wakil Presiden Iraq: Kami Tak Izinkan Terbentuknya ‘Israel Kedua

Erdogan pada Sabtu berjanji bahwa Kurdistan Iraq “akan menanggung penderitaan” atas referendum kemerdekaan “yang tidak dapat diterima”.

“Sebuah negara merdeka tidak sedang didirikan di Iraq utara, tetapi sebaliknya sebuah luka berdarah sedang dibuka,”

“Untuk mengesampingkan kenyataan yang tidak menguntungkan baik bagi kami, maupun saudara Kurdi kami di Iraq,” dia mengatakan, sembari mendesak Kurdi Iraq untuk “bangun dari mimpi” kemerdekaan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuErdoganiraqIraq utaraisraelKurdiKurdi IraqMossadNegara IndependenPKKRecep Tayyip ErdoganreferendumTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Jet Tempur Rusia Bunuh 5233 Penduduk Sipil Suriah sejak 2015
Tulisan selanjutnya Survei Median: Masyarakat Menginginkan Figur Selain Jokowi di 2019

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?