Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

90 NGO Minta Myanmar Diskors dari Keanggotaan ASEAN

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2017 20:57 8:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Oktober 2017 21:00
Bagikan
Bendera ASEAN
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebanyak 90 organisasi non-pemerintah (LSM) dari berbagai negara hari Selasa,  3 Oktober 2017 mendesak negara anggota  Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) segera melakukan tindakan terhadap Myanmar atas masalah Rohingya. Termasuk menjatuhkan sanksi ekonomi ke negara tersebut.

LSM juga mendesak semua negara anggota ASEAN untuk meninjau kembali hubungan diplomatik dengan Myanmar yang dinilai terus melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap etnis Muslim Rohingya.

Ketua ketua pertemuan tersebut, Mohd Azmi Abdul Hamid, yang juga Presiden Dewan Konsultasi Organisasi Islam Malaysia (MAPIM), mengatakan isu Rohingya memerlukan sebuah solusi politis dengan menekan Myanmar untuk mematuhi hukum internasional.

“Jika Myanmar tidak mematuhi hukum internasional, kami merekomendasikan agar ASEAN mengambil tindakan untuk menangguhkan keanggotaannya dalam organisasi tersebut,” katanya dikutip Bernama pasca pertemuan tersebut.

Baca: Lembaga Kemanusiaan di ASEAN Desak Myanmar Buka Akses untuk Rohingya

“ASEAN harus tegas terhadap pemerintah Myanmar dan militer Myanmar, karena ASEAN adalah kelompok nasional terdekat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika situasinya tidak berubah, kami juga meminta kepala negara ASEAN untuk meninjau kembali hubungan diplomatik dengan Myanmar.

Sebagaimana diketahui, saat ini ada 10 Negara keanggotaan ASEAN, meliputi; Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar dan Kamboja.

“Setiap hubungan bisa dikembalikan seperti biasa, setelah Myanmar membuktikan bahwa situasinya membaik,” kata Mohd Azmi dalam sebuah konferensi pers bertema ‘Rapat Strategis Rohingya’ di Malaysia, Selasa.

Pertemuan dua hari, yang diselenggarakan oleh MAPIM, Malaysian Youth Council (MBM) dan Youth Centre Internasional (IYC), melibatkan 90 organisasi non-pemerintah (LSM) dari dalam dan luar negeri.

“Sebagai hasil dari pertemuan ini, kami akan membentuk komite reguler yang akan menerapkan rencana strategis di enam bidang aksi.

“Ini mencakup kampanye media dan dokumentasi, mobilisasi massa, advokasi publik, lobi badan dunia, bantuan kemanusiaan dan lobi untuk organisasi internasional,” kata Mohd Azmi.

Sementara itu, komite tetap mendesak penarikan Hadiah Nobel Perdamaian dari pemimpin Myanmar, Aun San Suu Kyi yang diam melihat kekejaman di Rohingya.

“Kami juga menekankan, Aun Sang Suu Kyi juga telah menjadi alat untuk militer, dan yang harus dicatat adalah militer Myanmar karena tanpa Aun Sang Suu Kyi, militer Myanmar telah melakukan genosida sejak tahun 1978.

Baca: Amnesti Internasional: Aung San Suu Kyi Membenamkan Wajahnya dalam Pasir

“Kami membuat keputusan, fokus pada militer harus dilakukan, dan kami telah menamai para komandan militer Myanmar ini yang harus diseret ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC),” katanya.

Sebelumnya, pemerintah Myanmar dinyatakan bersalah melakukan genosida, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan melawan etnis Muslim Rohingya di negara tersebut.

Pengadilan Sipil Permanen (PPT) melawan Myanmar juga menemukan Pemerintah Myanmar juga bermaksud melakukan genosida terhadap kelompok minoritas etnis dan minoritas Kachin di negara itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASEANAun Sang Suu Kyietnis Muslim Rohingyakejahatan kemanusiaankekerasan RohingyLSMMAPIMmiliter MyanmarmyanmarNGOorganisasi non-pemerintahRohingyasanksi ekonomi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ”Berjalan pada Rel (Jadi) yang Benar…”
Tulisan selanjutnya Fahira Idris: Agama dan Pancasila, Cara Paling Ampuh Halau Komunisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?