Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Kunjungi Iran Bahas Referendum Kurdistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2017 09:24 9:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2017 09:19
Bagikan
Recep Tayyip Erdogan dan Ali Khamenei
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Rabu, (04/10/2017)  melakukan kunjungan ke Iran guna menggelar pembicaraan penting dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani serta Ayatollah Ali Khamenei terkait referendum di Iraq utara dan kemanan regional lainnya.

Kunjungan Erdogan ke Teheran terjadi saat Ankara terus mencari konsensus regional mengenai bagaimana memblokade upaya Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) yang menginginkan berpisah dari Iraq – sebuah langkah yang dikhawatirkan Turki memiliki efek domino terhadap 15 juta penduduk Kurdi sendiri, tulis Aljazeera.

Menjelang kunjungan Erdogan, Kementerian Luar Negeri Turki mengumumkan, mereka ingin Baghdad mengambil alih kontrol perbatasan antara Turki dan Kurdistan Iraq dari KRG. Hari Ahad, Erdogan mengatakan kepada anggota parlemen di Ankara bahwa dia berharap akan membuat kesepakatan dengan Iran, tentang referendum KRG yang didukung Israel ini.

Baca: Mossad Berperan dalam Referendum Kemerdekaan Kurdi, kata Erdogan

Kunjungan Erdogan ke Teheran telah diagendakan sejak Agustus. Namun agenda semula, awalnya hanya berfokus kerja sama militer untuk melawan DAESH dan pembentukan zona de-eskalasi di Suriah.

Namun kini, agenda bertambah seiring dengan referendum kemerdekaan Kurdi. Kunjungan Erdogan juga membawa agenda soal krisis regional tersebut

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Turki, Rusia dan Iran Adakan Pertemuan sebelum Perundingan Keenam Bahas Suriah

Para annalis Turki dan Iran sepakat bahwa sementara kunjungan Erdogan penting bagi kedua negara. Sinem Koseoglu, analis militer dan keamanan mengatakan, kunjungan Erdogan ke Iran dinilai penting karena Turki mempertimbangkan lebih banyak sanksi terhadap KRG dan ibu kota wilayahnya, Irbil, termasuk penutupan perbatasannya.

Turki bersama Arab Saudi bergabung dengan 34 Negara Islam membuat ‘Aliansi Militer Islam’  bulan Desember 2015, minus Iran dalam kampanye memerangi terorisme.

Di satu sisi, Arab Saudi dan Turki kompak sebagai negara yang menolak keterlibatan Rusia melakukan agresi militer di Suriah, melawan rezim Bashar al-Assad yang menyerang rakyanya sendiri dengan didukung milisi Syiah – Iran dan Rusia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ayatollah Ali KhameneiErdoganHassan RouhaniiranKRGKurdiKurdistanPemerintah Daerah KurdistanReferendum Iraq UtaraTeheranTurkiTurki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buku ‘Diary 212’ Ditegaskan Tidak Terkait Kasus yang Menjerat Jonru
Tulisan selanjutnya Pangeran Charles Enggan Kunjungi Myanmar karena Kekerasan Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?