Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Badan Investigasi Nasional India Kembali Tuduh Dr Zakir Naik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2017 23:30 11:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Oktober 2017 23:30
Bagikan
Dr Zaki Naik mendapat penghargaan dari Kerajaan Arab Saudi
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan Investigasi Nasional (NIA) India  membuat tuduhan terhadap penceramah internasional Dr Zakir Naik dengan tuduhan memimpin “lembaga ilegal” dan menghasut orang muda untuk melakukan kekerasan dan bergabung kelompok  seperti IS.

NIA, sebagaimana dikutip The Times of India (TOI) melaporkan  Zakir yang dikenal sebagai ahli perbandingan agama ini,  “dengan sengaja menghina” kepercayaan Hindu, Kristen, dan Syiah, Sufi dan Barelvi.

NIA juga mengatakan pidato Zakir mempengaruhi perekrutan perjuangan IS.

Zakir merupakan salah salah satu tokoh yang cukup lama dibidik NIA.

Islamic Research Foundation (IRF) dan Harmony Media Pvt Ltd, lembaga yang yang ia dirikan sudah lama menjadi incaran dan “tertuduh”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: India Mulai Proses Pembatalan Paspor Zakir Naik

IRF yang dilarang oleh pemerintah India pada 2016, dikatakan berkomplot dengan Zakir untuk mempromosikan permusuhan dan kebencian antara kelompok agama yang berbeda, dan menghina agama berbeda dan aliran Islam yang bertentangan dengan Wahabisme.

Bukti tuduhan bahwa Zakir Naik menghina kepercayaan orang lain, menurut NIA, adalah ceramah-ceramahnya dalam bentuk CD, DVD dan rekaman program televisi yang diedarkan IRF dan Harmony Media.

Menurut surat kabar tersebut, Zakir mempersembahkan 1.500 pembicaraan terbuka dan pidato di India dan luar negeri sejak tahun 1994.

Sebagaimana diketahui, setelah meninggalnya Syeikh Ahmed Hussein Deedat  pada 8 Agustus 2005, dunia Islam kehilangan pendepat handal. Meski profesinya adalah seorang dokter,  namun banyak yang mengakui, kemampuan Zakir dalam berdebat terkait perbandingan agama lebih tinggi dari gurunya, Ahmed Deedat. Tidak sedikit pemeluk agama lain yang menyatakan memeluk Islam setelah berdebat atau mendengar Zakir berceramah.

Sejak pemerintah India berusaha menjeratnya  dengan tuduhan terorisme dan pencucian uang, Zakir keluar dari negara itu.

Pada bulan Mei, NIA menulis surat kepada Interpol, mengeluarkan red noticed yang berarti dia diumumkan sebagai buronan internasional, dan polisi di negara manapun diberi wewenang menangkapnya.

Namun, Zakir menantang permintaan tersebut, mengatakan kepada Interpol dalam sebuah surat bahwa agen India itu tidak adil untuk menargetkannya karena dia seorang Muslim.

Dia juga dilaporkan mengklaim bahwa pidatonya hanya mempromosikan perdamaian dan dia tidak pernah mendukung kekerasan.

Baca: Kontroversi Dr Zakir Naik di Malaysia 

Zakir mengatakan bahwa dia menyampaikan sebuah pidato kepada Islam selama 25 tahun terakhir di beberapa negara, di mana dia dihormati dan disambut baik.

Zakir menjadi subyek kontroversi di Malaysia awal tahun ini ketika Wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi mengumumkan bahwa pembicara tersebut memiliki status penduduk tetap.

Hal ini diikuti oleh sebuah laporan oleh Hindustan Times akhir November lalu yang mengatakan bahwa Zakir diberi kewarganegaraan Malaysia.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Investigasi Nasional IndiadakwahkristologNIAorientalispenginjilPerbandingan AgamaZakir Naik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petinggi Hamas Bicara Melalui Telpon dengan Raja Yordania
Tulisan selanjutnya PBB: Pasukan Bashar al Assad Dalang Serangan Gas Sarin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?