Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelaku Serangan Truk di New York Sayfullo Saipov Mengaku Tidak Bersalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 November 2017 09:07 9:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2017 09:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria yang dituduh membunuh 8 orang dan melukai 12 lainnya, dengan cara menabrakkan truk ke arah pejalan kaki di New York bulan Oktober kemarin, menyatakan diri tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan dan terorisme.

Sayfullo Saipov, yang tiba di Amerika Serikat dari Uzbekistan tahun 2010, menyatakan sikapnya itu di pengadilan federal hari Selasa (28/11/2017), lapor BBC.

Dia menghadapi 22 dakwaan pembunuhan dan terorisme, termasuk menyediakan dukungan material kepada kelompok ISIS alias Daesh.

Saipov ditangkap tak lama setelah serangan tanggal 31 Oktober di Manhattan.

Serangan itu merupakan peristiwa mematikan di New York sejak 9/11, ketika kompleks gedung World Trade Center diruntuhkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hukuman paling berat untuk dakwaan itu adalah vonis mati. Namun, pihak kejaksaan belum mengungkap tuntutan hukuman untuk Saipov.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali menyeru agar imigran asal Balkan itu dihukum mati.

Saipov muncul di ruang persidangan dengan mengenakan seragam penjara berwarna biru tua dengan kaki dirantai.

Pengacara yang ditunjuk pengadilan untuk mendampingi Saipov menyampaikan sikap tidak bersalah atas dakwaan.

Saipov ditembak polisi tak lama setelah melancarkan serangan dan kemudian diringkus.

Dalam gugatan kriminal yang diajukan ke pengadilan sehari setelah peristiwa tersebut, kejaksaan menggambarkan bagaimana Saipov membanggakan perbuatannya saat dirawat di rumah sakit.

Penyidik mengatakan bahwa pemuda itu membeberkan bagaimana dia terinspirasi video propaganda buatan Daesh dan mulai merencanakan aksinya setahun sebelum kejadian.

Saipov juga disebut-sebut “merasa lega dengan apa yang telah dilakukannya” dan meminta agar bendera ISIS dipasang di ruang perawatannya di rumah sakit, imbuh penyidik.

Sidang selanjutnya kasus Saipov dijadwalkan 23 Januari 2018.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Uji Materi Kasus Ahmadiyah Masih bahas Normatif, Belum Menyentuh Ajaran
Tulisan selanjutnya Menag Puji dan Dukung Tema Rakernas III MUI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?