Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran al Waleed Negosiasi Pembebasan Dirinya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Januari 2018 12:32 12:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Januari 2018 10:29
Bagikan
Sebuah foto Pangeran Al Waleed bin Talal bersama beberapa Pangeran Saudi yang diklaim suasana 'penjara' di Ritz Carlton Hotel di Riyadh, beredar melalui twitter
Bagikan

Hidayatullah.com—Orang super kaya Arab Saudi, putra Al-Waleed bin Talal, yang telah ditangkap lebih dari dua bulan dalam ‘perang melawan korupsi’ dikabarkan sedang melakukan negosiasikan pembebasannya dengan pihak berwenang namun belum mencapai kesepakatan, kata seorang pejabat senior Riyadh.

Pangeran Al-Waleed, yang diperkirakan memiliki properti senilai US $  bernilai USD 17 miliar (Rp 226 triliun) oleh Majalah Forbes, dikenal sebagai pengusaha paling berpengaruh di Arab Saudi dan pemilik perusahaan investasi internasional, Kingdom Holding.

“Dia menawarkan sejumlah tertentu namun tetap tidak memenuhi angka yang diminta oleh pemerintah Saudi,” kata petugas yang tidak ingin identitasnya diungkapkan kepada Reuters.

Sumber kedua mengatakan Pangeran Al-Waleed menawarkan untuk memberikan ‘sumbangan’ kepada pemerintah Saudi dari asetnya sendiri untuk dibebaskan dari penuntutan.

“Namun, pemerintah membantah kondisi tersebut,” kata sumber tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Saudi Bebaskan Dua Pangeran yang Ditahan atas Dugaan Korupsi

Sejak ditahan dengan puluhan politisi Saudi dan bisnis di Hotel Ritz Carlton, Riyadh pada November 2017, pihak berwenang telah berusaha untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Pangeran Al-Waleed dan semua tahanan lainnya.

Menurut beberapa pejabat Arab Saudi, kesepakatan untuk memulihkan dana milik negara berjumlah sekitar US $ 100 miliar.

Mengutip Wall Street Journal, miliarder berusia 62 tahun tersebut sebelumnya diminta membayar USD 6 miliar (Rp 80 triliun) untuk kebebasannya.

Namun, laporan terbaru menyebut bahwa sang pangeran hanya bersedia menyerahkan saham perusahaan-perusahaan miliknya yang berbasis di Riyadh.

Pangeran Alwaleed diketahui memegang saham utama di perusahaan-perusahaan Amerika Serikat termasuk Citigroup, Apple dan Twitter.

Baca: Inilah Orang Kaya Saudi yang Ditangkap Komisi Anti Korupsi

Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman, yang memimpin operasi anti-korupsi telah mengindikasikan bahwa dia ingin mencapai kesepakatan dengan semua tahanan pada saat bersamaan.

“Tuduhan terhadap Pangeran Al-Waleed termasuk pencucian uang, penyuapan dan pemerasan pejabat pemerintah,” kata seorang pejabat kepada Reuters sesaat setelah penangkapannya.

Sementara itu, raksasa konstruksi, Binladin Group mengatakan kemarin bahwa beberapa pemegang sahamnya akan mengalihkan kepemilikan mereka ke pemerintah dalam penyelesaian yang dicapai dengan pihak berwenang.

Pangeran Al Waleed dan Bakr Bin Laden dua di antara 11 pangeran yang ditangkap dalam ‘perang melawan korupsi’.

Pada akhir November 2017, Pangeran Perdana Menteri, Pangeran Miteb bin Abdullah dibebaskan setelah dia setuju untuk membayar lebih dari US $ 1 miliar kepada pemerintah Saudi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-Waleed bin Talalarab saudiKerajaan SaudiKomite Anti Korupsi SaudiKorupsiLewat Vision 2030Mohammad bin SalmanPangeranPangeran al WaleedPangeran SalmanpenangkapanPutra MahkotaRaja Salman bin Abdulaziz al Saud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 1.004 Anak Muda Denmark Jadi Tersangka Penyebar Video Seks di Facebook Messenger
Tulisan selanjutnya Ketum HMPI: Impor Beras, Menteri Tak Boleh Bohong

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?