Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Upayakan Ekstradisi WN Jerman Anggota Al-Qaida Terkait 9/11

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Januari 2018 21:30 9:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2018 21:30
Bagikan
Christian Ganczarski.
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat sedang mengupayakan ekstradisi seorang narapidana warga negara Jerman, yang diduga memberikan dukungan penting kepada Osama bin Laden sebelum serangan atas gedung WTC di New York 11 September 2001, yang lebih dikenal dengan peristiwa 9/11.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat menuding Christian Ganczarski berkonspirasi membunuh warga AS dengan memberikan dukungan meterial kepada teroris dan konspirasi untuk memberikan dukungan material kepada Al-Qaida.

Ganczarski, pria kelahiran Polandia yang kemudian memeluk Islam, diduga berulang kali bertemu dengan pemimpin-pemimpin senior Al-Qaida antara tahun 1999 dan 2001, serta membangun hubungan akrab dengan Osama bin Laden.

Dia mengetahui bahwa sebuah kejadian besar akan terjadi sementara dirinya berada di Jerman tidak lama sebelum serangan 9/11 yang menewaskan hampir 3.000 orang.

Ganczarski juga memberikan Al-Qaida “pengetahuan dan teknologi untuk melaksanakan serangan-serangan atas militer AS dan sekutunya,” kata Jaksa Agung AS Dana Boente, lapor Deutsche Welle Rabu (17/1/2018), seraya menambahkan bahwa Ganczarski tinggal di kamp-kamp Al-Qaida saat merencanakan serangan terhadap kedutaan-keduataan AS di Afrika.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ganczarski saat ini sedang menjalani masa hukuman penjara 18 tahun di Prancis, setelah pengadilan di Paris memvonisnya bersalah merencanakan serangan bom tahun 2002 yang menewaskan 21 orang, termasuk 14 turis WN Jerman, di sebuah sinagog di Tunisia.

Dia melukai tiga sipir penjara di bagian utara Prancis dengan menggunakan gunting dan pisau cukur pekan lalu, setelah mendengar dirinya dapat diekstradisi ke AS.

Jika dinyatakan bersalah di pengadilan AS, Ganczarski terancam hukuman penjara seumur hidup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemkominfo Minta Google Hentikan Aplikasi LGBT
Tulisan selanjutnya Suriah Ancam Tembak Pesawat Turki, Jika Serang Kurdi di Afrin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?