Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa Upayakan Serbia dan Montenegro Jadi Anggota Pada 2025

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2018 09:33 9:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2018 09:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Serbia dan Mentenegrao sepertinya akan menjadi anggota Uni Eropa selanjutnya, kemungkinan pada 2025.

Setelah selama bertahun-tahun perundingan berlangsung tersendat-sendat, Uni Eropa bersedia untuk menyegerakan proses masuknya kedua negara Balkan itu ke dalam organisasi.

“Baik kami mengekspor stabilitas sebagai Uni Eropa atau mengimpor instabilitas, kami melihat betapa rapuhnya kawasan itu sampai sekarang,” kata European Commisioner for Expansion Johannes Hahn kepada Reuters (19/1/2018).

Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker berencana mengunjungi enam negara di kawasan Balkan, yaitu Albania, Bosnia, Kosovo, Republik Makedonia (bekas Yugoslavia), serta Serbia dan Montenegro.

Republik Makedonia juga bisa diundang masuk NATO, jika dapat menyelesaikan perselisihan panjang terkait nama negaranya dengan Yunani.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Upaya menstabilkan kawasan Balkan Barat menjadi hal mendesak bagi Uni Eropa, kata Konstatinos Filis, direktur riset di Institute of International Relations di Athena, kepada Euronews.

Komisioner Hahn menyoroti kasus pembunuhan terhadap pemimpin Serbia di Kosovo Oliver Ivanovis sebagai bukti bahwa kawasan itu masih bergejolak.

Reuters melaporkan bahwa menurut sebuah rancangan rencana UE untuk kawasan Balkan, strategi blok ekonomi terbesar dunia itu tergantung pada normalisasi hubungan Serbia dan Kosovo yang diharapkan terwujud sebelum akhir 2019.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berdalih Euthanasia, Diaken Katolik di Belgia Bunuh Sedikitnya 10 Orang Plus Ibunya
Tulisan selanjutnya Sarah Rasim Asbi, WNIO Penderita Gangguan Fungsi Jantung, Dipulangkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?