Hidayatullah.com—Mantanperdana menteri Italia Silvio Berlusconi hari Ahad (25/2/2018) disambut tepukan tangan meriah para pendukungnya ketika akan berpidato di Teater Manzoni di Milan.
Pemimpin parpol Faorza Italia itu tampil agak canggung sebab dia masih harus bertarung menghadapi larangan memegang jabatan publik, akibat skandal seks dan korupsi yang melilitnya.
Pengusaha sekaligus politisi berusia 81 tahun itu dilarang menggelar kampanye di terbuka di luar ruangan menjelang pemilu 4 Maret. Dia banyak menyapa para pendukungnya lewat wawancara televisi atau berbicara dengan mereka melalui videolink dari rumahnya.
Berlusconi memimpin koalisi tengah-kanan yang termasuk partai sayap kanan Lega yang –menurut hasil jajak pendapat pekan lalu– diperkirakan diperkirakan akan mendulang suara terbanyak tetapi tidka cukup untuk menguasai mayaoritas parlemen, lapor Euronews.
Seiring dengan memanasnya semangat kampanye, pemimpin Lega Matteo Salvini berjanji akan meletakkan kepentingan Italia terlebih dahulu dan dia menyatakan yakin akan mendapat suara terbanyak.
Sementara itu pari Sabtu di Roma, pengunjuk rasa antifasis hari Sabtu memprotes sentimen neo-fasis yang semakin marak di Italia.
Unjuk rasa itu didukung oleh sejumlah parpol, semua serikat dagang terbesar di Italia dan banyak organisasi non-pemerintah.*