Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dikira Kosong, Sarkofagus Mesir Berusia 2.500 Tahun Berisi Mumi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Maret 2018 12:19 12:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Maret 2018 08:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ilmuwan-ilmuwan Australia menemukan sisa-sisa mumi dalam sebuah peti mati berusia 2.500 tahun yang sebelumnya dikira kosong.

Sarkofagus dari Mesir kuno itu dibiarkan tak tersentuh di sebuah museum universitas di Sydney selama lebih dari 150 tahun.

Ketika para pakar membuka peti mati itu tahun lalu, mereka terkejut mendapati sisa-sisa kaki dan tulang manusia, lapor BBC Selasa (27/3/2018).

Peneliti mengatakan sisa-sisa mumi tersebut sudah rusak sebelum ditemukan, kemungkinan oleh para pemburu harta makam.

Arkeolog Dr. Jamie Fraser mengatakan bahwa penemuan itu, yang baru kali ini dipublikasikan, merupakan momen sangat luar biasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya belum pernah mengekskavasi peti mati Mesir, tetapi sekarang kesampaian,” ujarnya.

Sarkofagus itu merupakan satu dari empat yang berasal dari Mesir yang dibawa pendiri Micholson Museum di Universitas Sydney sekitar tahun 1860. Sebuah buku panduan museum kemudian mengklasifikasikannya sebagai peti mati kosong.

Fraser mengatakan, sarkofagus yang bentuknya kurang menarik dan tidak menonjol itu kurang mendapat perhatian sementara para egyptolog mempelajari peti-peti mati lainnya, yang terlihat lebih menarik dan mengagumkan dan ada mumi lengkap di dalamnya.

Menurut tulisan hieroglif yang tertera, peti mati itu berasal dari tahun 600 SM, dibuat untuk seorang wanita bernama Mer-Neith-it-es, yang merupakan seorang pendeta atau rahib.

Hasil CT scan dan ekskavasi pekan lalu menunjukkan peti berisi beberapa potong tulang, perban, remah-remah resin (getah damar) dan lebih dari 7.000 manik-manik dari sebuah syal pemakaman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Turunkan Usia Wajib Sekolah Menjadi 3 Tahun
Tulisan selanjutnya MUI: Yang Bela Emansipasi Wanita di Luar Koridor Islam Tak Diakui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?