Hidayatullah.com—Dinas intelijen nasional Turki MIT membawa tiga orang tersangka pengikut Fethullah Gulen (Gelenis) dari negara di Afrika bagian tengah Gabon ke ibukota Turki, Ankara, lapor kantor berita resmi Anadolu seperti dilansir Hurriyet, pada hari Selasa (10/4/2018).
Osman Ozpinar, Ibrahim Akbas, dan Adnan Demironal, yang diyakini sebagai anggota senior FETO (julukan bagi pengikut Gulen yang dicap teroris oleh Presiden Erdogan), ditahan oleh aparat Gabon pada 23 Maret lalu dan ditranfer ke ibukota Gabon Libreville ke Ankara oleh agen-agen intelijen Turki dengan pesawat jet pribadi.
Baca juga:
PM Kosovo Memecat Menterinya Sendiri, Kenapa Presiden Turki Erdogan yang Marah?
Ekstradisi Gulenis ke Turki, Mendagri dan Kepala Intelijen Kosovo Dipecat
Sebuah pengadilan di Ankara dan sebuah pengadilan distrik di Provinsi Konya mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Ozpinar, kepala sekolah Gabon Turkish International School dan direktur Light Academy di Kenya.
Surat perintah penangkapan juga dikeluarkan untuk Akbas dan Demironal, mantan manajer sekolah Ecole Privée International Turco-Gabon. Akbas dituding sebagai penanggung jawab transaksi keuangan antara anggota-anggota FETO di Eropa dan Afrika.
Ketiga tersangka disebut-sebut menggunakan ByLock, sebuah aplikasi ponsel terenkripsi yang digunakan anggota FETO untuk berkomunikasi selama dan sesudah percobaan kudeta 2016.
Uang sekitar $20.800 dan 12 juta franc Afrika Tengah serta sejumlah alat komunikasi ditemukan ada bersama para tersangka dan telah disita.
Hubungan Gabon dan Turki
Hubungan diplomatik Turki dan Gabon mulai terbina pada tahun 1960 menyusul kemerdekaan Gabon. Kedutaan Turki di Libreville dibuka sejak 14 Januari 2012 dan Kedutaan Gabon di Ankara beroperasi sejak 30 Desember 2015.
Menurut situs resmi Kementerian Luar Negeri Turki, beberapa tahun belakangan hubungan bilateral mereka semakin menguat di segala bidang.
Volume perdagangan kedua negara mencapai 69,5 juta dolar pada tahun 2015. Ekspor Turki ke Gabon menyentuh angka 66,4 juta dolar, sedangkan impor sekitar 3,1 juta dolar. Ekspor utama Turki ke Gabon berupa barang elektronik, tekstil dan produk makanan. Impor Turki dari Gabon utamanya kayu dan hasil-hasil dari hutan.
Setiap tahun Turki mengalokasikan sekitar 10 beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa Gabon.*