Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Kosovo Memecat Menterinya Sendiri, Kenapa Presiden Turki Erdogan yang Marah?

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 April 2018 20:33 8:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 April 2018 20:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Kosovo dicecar kecaman sengit oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, setelah memecat menterinya sendiri karena melakukan ekstradisi 6 warga Turki dari Kosovo tanpa sepengetahuan dirinya sebagai kepala pemerintahan Kosovo.

Agen intelijen Turki memburu lima guru dan seorang dokter yang bekerja di Kosovo lalu mendeportasi mereka kembali ke Turki, menuding keenam orang itu sebagai kaki-tangan Fethullah Gulen, yang dituduh Erdogan sebagai otak dibalik percobaan kudeta tahun 2016.

Perdana Menteri Kosovo Ramush Haradinaj memecat menteri dalam negeri dan kepala intelijen Kosovo, hari Jumat (30/3/2018), karena tidak memberitahukan kepada dirinya perihal operasi tersebut. Baca berita sebelumnya: Ekstradisi Gulenis ke Turki, Mendagri dan Kepala Intelijen Kosovo Dipecat

Namun, tindakan Haradinaj itu justru mengundang kemarahan Erdogan.

“Dinas Intelijen Nasional kami menciduk enam manajer senior mereka dalam sebuah operasi di Kosovo dan membawa mereka ke sini (Turki, red). Namun, saya sedih. Perdana Menteri Kosovo memberhentikan kepala intelijen dan menteri dalam negeri. Sekarang saya tanya, ‘Hey, Perdana Menteri Kosovo, siapa yang menyuruhmu melakukan hal itu,” kata Erdogan saat berpidato dalam pertemuan partai AKP, seperti dilansir Euronews Sabtu (31/3/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Erdogan kemudian melanjutkan ancamannya.

“Sejak kapan anda mulai melindungi mereka yang melakukan kudeta terhadap Republik Turki? Tidakkah anda tahu kami adalah negara kedua di dunia yang mengakui Kosovo, bahkan tidak sampai satu jam setelah Amerika yang pertama [memberikan pengakuan], kami yang kedua. Bagaimana bisa anda memberi makan orang-orang ini, yang berusaha melakukan kudeta terhadap Turki yang merangkul Kosovo sebagai saudara kandung? Anda akan membayar [perbuatan] ini,” janji Erdogan.

Pernyataan Erdogan tersebut kontan mendapat sambutan tidak hangat dari orang-orang Kosovo.

Seorang jurnalis televisi Kohavision lewat akunnya Xhemajl Rexha di Twitter berkata, “Luar biasa. Anda tidak bisa memerintah di sini, Tuan Erdogan. #Kosovo.”

Lebih lanjut dia mengutip perkataan penasihat utama PM Haradinaj, Bersnik Tahiri, yang menanggapi Erdogan: “Ramush Haradinaj tidak bisa diperas atau diancam, dan semua orang tahu bahwa pidato Erdogan itu justru mengkonfirmasi Haradinaj sama sekali tidak mengetahui dan bukan bagian dari film ‘Deportasi’ …”

Setelah mengetahui bahwa ada operasi rahasia intelijen Turki di wilayah Kosovo yang dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya, PM Haradinaj lewat Twitter pada hari Kamis dan Jumat lalu mengatakan bahwa dia akan mengambil tindakan sesuai wewenang konstitusionalnya sebagai kepala pemerintahan Kosovo.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Stasiun Antariksa China Tiangong-1 Jatuh ke Bumi Hari Senin 2 April
Tulisan selanjutnya Dunia Mengutuk Rezim Teroris Israel dalam Aksi Pembunuhan Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?