Hidayatullah.com–Mufti Agung Mesir, Syeikh Shawki Ibrahim Abdel-Karim Allam mengatakan bahwa para pemain di tim nasional sepak boladari negaranya tak harus berpuasa selama bulan suci Ramadhan ketika mereka berlaga di pertandingan Piala Dunia di Rusia.
Fatwa itu menurutnya berdasarkan hukum Islam dan akan diterbitkan dalam periode mendatang.
Allam mengatakan pada hari Ahad lalu bahwa diperbolehkan bagi umat Islam yang bepergian untuk menunda puasa mereka sampai mereka kembali, kutip Albawaba.
Tak berpuasa selama Ramadhan juga diperbolehkan bagi Muslim yang pekerjaannya menuntut secara fisik, asalkan pekerjaan itu adalah sumber pendapatan mereka satu-satunya dan bahwa mereka merasa sulit untuk melakukan tugas mereka saat berpuasa, menurut Allam. Namun, prinsip ini tidak berlaku untuk pemain tim nasional.
Meskipun diizinkan bagi pemain tim nasional untuk menunda puasa, Allam menekankan bahwa akan lebih baik jika mereka berpuasa jika mereka bisa.
Baca: Demi Mengejar Bola di Piala Dunia Mesut Ozil Tak Puasa Ramadhan
Mesir akan memulai pertandingan Piala Dunia melawan Uruguay pada 15 Juni dan kemudian melawan Rusia pada 19 Juni sebelum menghadapi Arab Saudi pada 25 Juni. Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Rusia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA antara 14 Juni dan 15 Juli 2018 mendatang.
Bulan Ramadhan diperkirakan akan dimulai pada 16 Mei, di mana umat Islam akan menyelenggarakan salah satu rukun Islamanya, yakni berpuasa sebulan penuh.*/Sirajuddin Muslim