Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jadi Tersangka Penipuan, Miliarder Perhiasan India Minta Suaka ke Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juni 2018 23:48 11:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juni 2018 23:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Nirav Modi, perajin perhiasan yang karyanya dipakai artis papan atas Hollywood dan Bollywood, mencari suaka ke Inggris menyusul tuduhan penipuan, lapor BBC mengutip Financial Times.

Miliarder India itu menghilang pada bulan Februari setelah menjadi tersangka penipuan di Punjab National Bank sebesar $2 miliar.

Kepolisian India telah mengeluarkan surat perintah penangkapan atas miliarder batu mulia itu.

Perusahaan yang mengelola toko-tokonya di India sudah ditutup, dan aset-asetnya disita, termasuk rekening-rekening bank dan mobil-mobil mewah.

Selama delapan tahun terakhir, Modi sukses membangun perusahaan perhiasan internasional dengan toko-toko tersebar di London, New York dan Hong Kong, menjual kalung dan anting-anting bertahtakan berlian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kesuksesannya menjadikannya salah satu orang terkaya di India, dengan harta pribadi mencapai $1,75 miliar, menurut Forbes.

Awal tahun ini Punjab National Bank (PNB), bank terbesar terbesar kedua di India milik pemerintah, menuding Modi dan pamannya Mehul Choksi melakukan penipuan sehingga bank merugi sekitar $2,2 miliar.

Pihak PNB mengatakan keduanya memberikan jaminan bodong, yang dikeluarkan oleh staf PNB yang korup, untuk mendapatkan pinjaman dari bank-bank lain.

Baik Modi maupun Choksi membantah melakukan kesalahan apapun.

Financial Times melaporkan bahwa sekarang ini Modi sudah berada di London dan mencari suaka dengan alasan politik. Laporan tersebut mengutip pejabat-pejabat Inggris dan India.

Pihak Kementerian Dalam Negeri Inggris mengatakan tidak dapat memberikan komentar terhadap kasus-kasus individu, lapor BBC Senin (11/6/2018).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Pengungsi Suriah Sukses jadi Desainer Sepatu Para Artis di Prancis
Tulisan selanjutnya Tarawih di Sudan, Tiap Malam 1 Juz Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?